Ditabrak Mercy di Kuningan, Pengendara Motor Terseret 2 Km

Bukannya menolong korban, Keny malah berusaha melarikan diri.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 06 Feb 2016, 16:36 WIB
Ilustrasi Kecelakaan Motor

Liputan6.com, Jakarta - Mobil Mercedes Benz hitam bernomor polisi B 99 RI lepas kendali di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Akibatnya, mobil mewah tersebut menabrak pengendara sepeda motor, warung kopi, warung nasi, dan pejalan kaki.

Kasubdit Gakum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, kecelakaan bermula saat mobil yang dikendarai Keny Martin itu, melintas dengan kecepatan tinggi di Jalan Karet Belakang Timur menuju Jalan Karet Belakang Barat.

Sesampainya di pertigaan Pasar Mencos, Keny kehilangan kendali, hingga menabrak sepeda motor bernomor polisi B 6440 TKJ yang dikendarai Andi.

"Pengendara bukan berhenti, tapi memilih mundur dan menabrak warung kopi dan warung nasi di belakangnya," kata Budiyanto saat dikonfirmasi, Sabtu (6/2/2016).

Bukannya menolong korban, Keny malah berusaha melarikan diri. Mobil hitam itu kembali melaju kencang walaupun sepeda motor masih tersangkut di depan mobil itu.

"Saat melarikan diri itu, pengendara juga sempat menyerempet warga bernama Desi yang sedang mencuci piring di pinggir jalan," jelas Budiyanto.

Keny terus kabur hingga 2 kilometer, sambil menyeret sepeda motor yang ada di bagain depan mobil. Sampai akhirnya mobil tak bisa melaju di depan kantor Ciputra, Jalan Dr Satrio.

"Pelaku sempat dihakimi warga sampai akhirnya diamankan petugas," imbuh Budiyanto.

Akibat kecelakaan ini, mobil, sepeda motor, dan warung nasi mengalami rusak parah. Sedangkan Andi dan Desi terluka dan dibawa ke Rumah Sakit Tebet, untuk mendapat perawatan.

"Tidak ada korban jiwa dalam kasus ini," ucap Budiyanto.

Sedangkan, Keny langsung menjalani pemeriksaan di kepolisian. Polisi memeriksa urine Keny, untuk mengetahui penyebab dirinya kehilangan kendali.

"Urinenya sedang kami cek. Sampai saat ini belum dikeluar hasilnya. Kami tidak bisa asal menyebut penyebab kecelakaan," pungkas Budiyanto.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya