Taman Lalu Lintas Bandung Bakal Dipugar Mirip Kidzania

Pemugaran Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani menjadi seperti wahana bermain Kidzania ditargetkan rampung Juli 2016. .

oleh Kukuh Saokani diperbarui 04 Feb 2016, 06:00 WIB
Warga Bandung menikmati Air Mancur di Taman Vanda (Liputan6.com/ Okan Firdaus)

Liputan6.com, Bandung - Taman Ade Irma Suryani atau biasa dikenal dengan Taman Lalu Lintas yang sempat menjadi salah satu ikon kota Bandung akan dirombak besar-besaran.

Tidak tanggung-tanggung, dana yang disiapkan untuk perombakan itui mencapai angka Rp 9 miliar. Rencananya, Taman Lalu Lintas akan diubah layaknya Kidzania yang terkenal dengan wahana anak-anaknya.

"Alhamdulillah, taman lalu lintas yang dari zaman Belanda tidak berubah-berubah dar izaman saya masih TK sampai sekarang," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Rabu 3 Februari 2016.

Menurut, Wali Kota yang akrab disapa Kang Emil itu, dana pemugaran taman tersebut disumbang oleh Toyota.

"Yang nyumbang Toyota dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan itu. Nilai sumbangannya Rp 9 miliar," kata Emil.

Nantinya, Taman Lalu Lintas akan memiliki 3 nuansa yaitu perkotaan, pegunungan dan tema air. Selain itu, beberapa infrastruktur akan disiapkan, seperti area parkir.

"Kalo tamannya populer kan bikin macet. Jadi, akan difasilitasi gedung parkir atau basement untuk menampung parkir yang nantinya mungkin jadi konsekuensi popularitas taman lalu lintas," beber Emil.

Emil juga mengungkapkan, jika proyek pemugaran taman ini berjalan lancar, sebelum lebaran atau Juli 2016 ini bisa dibuka.

"Diharapkan dimulai 2 minggu ini dan selesai sebelum lebaran. Jadi, pas lebaran udah rame. Tapi, konsepnya tetap dengan memperhatikan keberpihakan pada masyarakat menengah bawah," papar Emil.

Itu karena, lanjut Emil, wasiat pendiri Yayasan Taman Lalu Lintas itu adalah agar jika nanti sudah dipugar, para pengunjung jangan diberikan tarif mahal.

"Tujuannya agar masyarakat menengah bawah tetap bisa ikut mengakses taman itu. Ya rencananya bisa masuknya sekitar Rp 7.000," pungkas Emil.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya