Liputan6.com, Makassar - Datangnya maut memang sulit ditebak. Seorang pelajar di SMPN 2 Lolai Kristen Protestan tewas tertimbun tanah longsor saat tertidur pulas di rumahnya.
Longsor datang menerjang kawasan Tolangda Lembang, Kelurahan Kapala Pitu, Kecamatan Kapala Pitu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Senin kemarin.
Awalnya, Kristian Kendek (15) sedang tidur dalam kamar. Tiba-tiba terjadi tanah longsor akibat hujan deras yang mengakibatkan rumahnya tertimbun material.
Korban baru dapat dievakuasi pada Selasa (2/2/2016) pagi tadi sekitar pukul 09.45 Wita dalam keadaan meninggal dunia.
Baca Juga
- Mencengangkan, Omzet Bank Sampah Makassar Rp 600 Juta Sehari
- 4 Perempuan Ini Gagal Dijual Mahasiswa ke Tempat Karaoke di Kota
- Penderita Virus Zika di Jambi Tak Pernah ke Luar Negeri
Advertisement
Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar Kombes Frans Barung Mangera kepada Liputan6.com mengatakan, selain menimbulkan 1 orang meninggal dunia, longsor juga mengakibatkan kerugian materi yang ditaksir Rp 150 juta.
"Tadi aparat Polres Tana Toraja turut melakukan evakuasi dan berhasil menemukan penghuni rumah yang tertimbun longsor tersebut dalam keadaan meninggal dunia. Serta melakukan pembersihan puing-puing longsor yang rencananya akan dilanjut lagi besok," beber Barung.
Barung mengimbau warga sekitar juga tetap waspada dengan melihat kondisi saat ini. Apalagi, hujan deras masih mengguyur Kabupaten Tana Toraja.