Kabar Buruk, Layanan iTunes Radio Tidak Lagi Gratis

Terhitung mulai 28 Januari 2015, iTunes Radio tidak lagi gratis. Layanan ini hanya akan tersedia bagi pelanggan Apple Music.

oleh M HidayatDiterbitkan 18 Januari 2016, 08:03 WIB
iTunes Radio - Kredit: Techno Buffalo

Liputan6.com, Jakarta - Terhitung mulai 28 Januari 2015, iTunes Radio tidak lagi gratis. Dalam sebuah e-mail kepada pelanggan, Apple, sebagaimana dikutip dari Tech Crunch, Senin (18/1/2016), mengatakan bahwa layanannya ini hanya akan tersedia bagi pelanggan Apple Music, yang bertarif US$ 9,99 per bulan.

Kendati demikian, Apple masih akan tetap menawarkan radio gratis lainnya. Saluran-saluran Beats 1 misalnya, dengan live DJ, akan tetap beroperasi.

Kepada TechCrunch, Apple mengatakan, "Bagi pendengar Apple Music Radio yang didukung iklan, hanya tersedia di Amerika Serikat dan Australia, kami membuat siaran gratis premier Beats 1 dari Apple dan menghapus setahap demi setahap stasiun yang didukung iklan pada akhir Januari."

Baca Juga

  • Layanan Netflix Bakal Diblokir, Netizen Protes
  • Street Fighter V Resmi Berlaga 16 Februari 2016
  • Durasi Polling Twitter Diperpanjang Sampai 7 Hari

Selain itu, lanjut Apple, dengan keanggotaan Apple Music, pendengar dapat mengakses puluhan stasiun radio yang dikurasi oleh tim ahli, yang meliputi berbagai genre, bebas iklan komersial, dengan fitur 'skip' tidak terbatas. Percobaan tiga bulan gratis Apple Music juga meliputi fitur radio.

Pada dasarnya iTunes Radio berfungsi mirip seperti Pandora--sebuah layanan radio dengan fitur 'skip' terbatas dan tidak dibekali kontrol atas urutan lagu yang dimainkan.

Dari sini, tampak bahwa Apple Music yang diperkenalkan musim beberapa bulan lalu, telah menjadi prioritas bagi Apple. Sebagai pesaing Spotify, Apple Music telah mulai menunjukkan taringnya, seperti yang ditunjukkan oleh laporan terbaru yang menyebutkan bahwa layanan ini mengantongi 10 juta pelanggan.

Meski belum mengonfirmasi angka tersebut, Apple mengatakan bahwa sedikitnya 6,5 ​​juta orang telah mendaftar per Oktober 2015 lalu.

(Why/Isk)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya