Kanada Rahasiakan Identitas Warganya yang Jadi Korban Bom Jakarta

Satu dari 7 orang korban tewas dalam insiden tersebut merupakan warga asing asal Kanada.

oleh Andreas Gerry Tuwo diperbarui 15 Jan 2016, 10:55 WIB
Bendera negara Kanada

Liputan6.com, Jakarta Jakarta diguncang teror bom. Satu dari 7 orang korban tewas dalam insiden tersebut merupakan warga asing asal Kanada.

Mengetahui hal tersebut, pemerintah Kanada segera angkat bicara. Mereka mengatakan akan mencari identitas pasti korban asal negaranya tersebut.

"Kami mengetahui adanya laporan dari media massa mengenai adanya seorang warga negara Kanada di antara para korban. Pemerintah Kanada bekerja sama dengan pihak yang berwajib di Indonesia sedang menyelidiki dan mencoba mengkonfirmasi identitas dari para korban," ujar juru bicara Kementerian Kanada, François Lasalle, dalam keterangan persnya, Jumat (15/1/2016).

"Untuk melindungi privasi dari orang yang bersangkutan, kami tidak bisa memberi keterangan lebih jauh," ujar dia.

Meski tak mau berkomentar banyak, Lassale mengatakan atas nama pemerintah Kanada mereka manyampaikan ucapan duka bagi seluruh korban.

"Kami turut berduka dan bersimpati atas mereka yang menjadi korban serangan di Jakarta, Indonesia," ujarnya.

"Warga negara Kanada di Jakarta yang membutuhkan bantuan darurat kekonsuleran dapat menghubungi Kedutaan Besar Kanada di Jakarta di nomor +62 (21) 2550 7800, menghubungi kantor 24/7 Emergency Watch & Response Centre Global Affairs Canada di nomor +1 613 996 8885. Atau hubungi via e-mail di sos@international.gc.ca," ia menjelaskan.

Sebelumnya, konfirmasi mengenai korban tewas insiden bom di kawasan MH Thamrin adalah WN Kanada keluar dari mulut Kapolda Metro Jaya, Irjen Tito Karnavian.

"Pelaku 5 orang tertangkap dan meninggal dunia. Korban masyarakat ada 2, 1 warga negara Kanada dan 1 warga negara Indonesia," kata Kapolda Metro Jaya.**

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya