Pasar Ikan Ini Jualan 36 Jam Nonstop Jelang Natal

Sudah 20 tahun Pasar Ikan Sydney melakukan tradisi yang dikenal dengan sebutan '36-hour Seafood Marathon'.

oleh Tanti Yulianingsih diperbarui 25 Des 2015, 10:30 WIB
Pasar ikan di Sydney. (ABC.net.au)

Liputan6.com, Sydney - Warga Sydney, Australia berbondong-bondong menuju Sydney Fish Market yang berada di kawasan Pyrmont sejak dini hari. Pasar tersebut buka selama 36 jam nonstop menjelang Hari Natal, 25 Desember 2015.

Pasar ikan yang disebut-sebut terbesar kedua di dunia itu mulai dibuka sejak Rabu 23 Desember 2015 pukul 05.00 pagi. Pasar ditutup Kamis 24 Desember pukul 17.00.

Para pedagang ikan telah bekerja sepanjang malam untuk menjual 660 ton hidangan laut, kepada lebih dari 100.000 pembeli. Dari jumlah tersebut ada sekitar 130 ton udang dan hampir 1 juta tiram.

Sudah 20 tahun Pasar Ikan Sydney melakukan tradisi yang dikenal dengan sebutan '36-hour Seafood Marathon'. Tahun ini diperkirakan jumlah pembeli lebih banyak dari tahun sebelumnya.

Manajer ritel di salah satu outlet, Carmelo Lombardo, mengatakan 1 pembeli bisa menghabiskan lebih dari 10.000 dolar Australia atau hampir Rp 100 juta untuk membeli jenis hidangan laut yang berbeda.

"Pembeli bisa membeli berbagai macam hidangan laut, dari ikan yang kecil hingga lobster berukuran besar," kata Lombardo seperti dikutip dari abc.net.au, Jumat (25/12/2015).

"Di saat seperti ini, mereka tidak keberatan untuk membelanjakan uangnya untuk mendapat kualitas yang bagus. Tak hanya itu, mereka memanjakan diri mereka sendiri untuk hari Natal," jelas dia.

Menurut Lombardo, adanya peningkatan permintaan hidangan laut juga disebabkan karena semakin banyak orang yang lebih mengenal jenis santapan tersebut.

"Semakin banyak orang yang mengonsumsi hidangan laut, karena segar dan sehat," imbuhnya.

Tony Wearne, salah satu pembeli yang juga pemilik toko ikan Peters Seafood, mengatakan menjelang Natal semakin banyak orang yang datang ke pasar ikan.

"Mereka datang dini hari, bahkan ada yang datang pukul 02.00 pagi dan tetap ramai. Seringkali mereka membeli jenis ikan yang berbeda-beda setiap tahunnya, kami menjual lebih banyak sashimi hari ini," tutur Wearne.

Demi menghindari antrean parkir, masyarakat diminta untuk menggunakan transportasi umum daripada berkendara ke pasar ikan.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya