Van Gaal: Saya Dalam Tekanan

Manajer Manchester United, Louis van Gaal mengakui dirinya berada dalam tekanan usai timnya takluk 1-2 dari Norwich City di pekan ke-17.

oleh Luthfie Febrianto diperbarui 20 Des 2015, 02:33 WIB
Manajer Manchester United Louis van Gaal (Reuters / Darren Staples)

Liputan6.com, Manchester: Manajer Manchester United, Louis van Gaal mengakui dirinya berada dalam tekanan usai timnya takluk 1-2 dari Norwich City di pekan ke-17 Liga Inggris, Sabtu (19/12/2015) di Old Trafford. Van Gaal mengungkapkan, kekalahan itu semakin menyudutkan posisinya sebagai manajer Setan Merah.

MU di luar dugaan takluk dari Norwich City di Old Trafford. Gawang David De Gea dalam pertandingan itu dibobol Cameron Jerome dan Alexander Tetey sementara MU hanya bisa mencetak satu gol lewat Anthony Martial.

Kekalahan itu membuat posisi MU tak bergerak dari tempat kelima klasemen sementara dengan poin 29, tertinggal 9 poin dari Leicester City yang kukuh di pucuk klasemen. Liga Inggris sendiri sebentar lagi memasuki paruh musim pertama.

Baca Juga

  • Norwich Pecundangi MU di Old Trafford
  • 6 Pemain yang Berpeluang Gabung MU
  • Tanpa Mourinho, Chelsea Bantai Sunderland


"Percaya pada manajer itu penting, dan ketika Anda kalah, kepercayaan itu berkurang. Itu yang sedang terjadi sekarang. Saya tidak bisa menutup mata akan hal itu," kata Van Gaal di Sports Mole.

Tidak dipungkiri memang, kekalahan itu semakin memojokkan Van Gaal. Pasalnya, desakan agar Van Gaal mundur dari kursi manajer sudah meggelora sebelum pertandingan tersebut dimulai.

Penyebabnya, Van Gaal dinilai gagal membentuk MU menjadi tim yang produktif. Di bawah Van Gaal, Wayne Rooney dan kawan-kawan dinilai bermain monoton.

Meskipun mengaku ada dalam tekanan, Van Gaal menolak mundur. "Saya tidak berpikir pergantian manajer akan mengubah segalanya. Saya -mungkin juga dulu- adalah manajer sukses," ujarnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya