Lumia 550, Ponsel Windows 10 Paling Terjangkau

Dibanderol dengan harga Rp 1,9 juta, Lumia 550 disebut sebagai smartphone Windows 10 termurah

oleh Agustinus Mario Damar diperbarui 08 Des 2015, 18:46 WIB
Lumia 550 diprediksi hadir dengan layar AMOLED 4,7 inci (720 x 1280 piksel) dan memiliki flash di kamera depan.

Liputan6.com, Jakarta - Setelah kabar tentang kehadirannya berhembus sejak Oktober lalu, akhirnya Microsoft secara resmi memperkenalkan smartphone Windows 10 besutannya yang hadir dengan harga terjangkau.

Langkah ini disebut sebagai langkah Microsoft untuk mampu bersaing dengan vendor lain di segmen menengah. Sebab, dua smartphone Windows 10 besutan Microsoft sebelumnya, Lumia 950 dan 950 hadir dengan harga yang sangat tinggi.

Smartphone
yang diberi nama Lumia 550 ini dibanderol dengan harga US$ 139 atau sekitar Rp 1,9 juta. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan Lumia 950 yang dibanderol dengan harga Rp 9 juta.

Untuk spesifikasi, Lumia 550 yang disebut sebagai smartphone Windows 10 termurah ini sudah dilengkapi dengan chipset Qualcomm Snapdragon 210 yang didukung dengan RAM 1 GB.

Baca Juga

Lumia 550 memiliki layar 4,7 inci HD dengan resolusi 1280 x 720 pixel dan ketajaman layar 315 ppi. Di sisi memori, Lumia 550 memiliki memori internal sebesar 8 GB dan dapat diperbesar menggunakan microSD sampai 200 GB.

Di sisi kamera, smartphone ini memiliki kamera belakang dengan resolusi 5 MP dengan LED Flash dan kamera depan 2 MP. Lumia 550 dibekali baterai 2.100 mAh dan sudah mendukung konektivitas 4G.

Hanya saja, untuk saat ini Lumia 550 baru diperkenalkan di beberapa wilayah tertentu, salah satunya adalah di wilayah Eropa. Dan, setelah itu baru Lumia 550 akan hadir di wilayah lain. Namun, Microsoft sendiri belum mengungkapkan wilayah mana saja yang akan kebagian Lumia 550.

"Penjualan dari Microsoft Lumia baru, 550, yang menawarkan layanan terbaik dari Microsoft dimulai hari ini di Eropa. Dan ditujukan untuk orang-orang yang menghargai keterjangkauan dan kualitas. Sementara itu, wilayah lain di seluruh dunia akan menyusul di minggu-minggu mendatang," ungkap Microsoft dalam pernyataannya seperti dikutip dari laman CNET, Selasa (8/12/2015).

(Dam/Cas)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya