Tabrak Metro Mini di Angke, Sistem Kelistrikan KRL Rusak Parah

Dari Kampung Bandan, nantinya akan dibawa ke Manggarai untuk perbaikan.

oleh FX. Richo PramonoDiterbitkan 06 Desember 2015, 13:38 WIB
Petugas melakukan evakuasi kepada Metromini yang tertabrak kereta di perlintasan Angke, Tambora, Jakarta, Minggu (6/12/2015). Sebanyak 13 orang dilaporkan tewas. (Liputan6.com/Gempur M Surya)

Liputan6.com, Jakarta - Kereta Rel Listrik (KRL) rute Jatinegara-Bogor yang bertabrakan dengan Metro Mini 80 berhasil ditarik untuk dipindahkan ke Kampung Bandan pada pukul 12.20 WIB tadi.

"Kita tarik dengan lokomotif NR. Tugasnya memang sebagai kereta pembantu atau lok pembantu. Ini akan kami tarik sampai Kampung Bandan," ujar Nurdin, petugas DAOP 1 PT KAI di lokasi kejadian dekat Stasiun Angke, Jembatan 5, Jakarta Barat, Minggu (6/12/2015).

Dari Kampung Bandan, nantinya akan dibawa ke Manggarai untuk perbaikan.

Baca Juga

  • Korban Tewas Tabrakan KRL Vs Metro Mini di Angke Dibawa ke RSCM
  • Korban Tewas Tabrakan KRL-Metro Mini di Angke Jadi 14 Orang
  • Tertabrak KRL di Angke, Metro Mini Terseret 200 Meter

"Banyak kerusakannya. Salah satunya yang paling parah adalah sistem kelistrikan yang membuat kereta tidak dapat berjalan. Listrik enggak bisa masuk atau diterima," kata Nurdin.

Sesaat setelah kereta ditarik, warga yang ingin melihat lokasi kecelakaan langsung berhambur ke perlintasan kereta api. Polisi berupaya mengurai warga agar tidak mengganggu jadwal kereta api yang melintas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya