Tunggu Pidato Yellen, IHSG Bergerak Konsolidasi

Pelaku pasar menunggu pidato dari Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Janet Yellen, terkait arahan kenaikan suku bunga acuan.

oleh Achmad Dwi AfriyadiDiterbitkan 02 Desember 2015, 06:21 WIB
Pengunjung memfoto pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (27/11). Bursa saham Indonesia kembali melemah pada penutupan perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal bergerak konsolidasi melemah pada perdagangan saham Rabu (2/12/2015).

Pelaku pasar menunggu pidato dari Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Janet Yellen, terkait arahan kenaikan suku bunga acuan.

Analis PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan hal tersebut membuat pelaku pasar cenderung hati-hati. Hans memperkirakan bank sentral AS segera menaikan suku bunga acuan.

Di sisi lain, IHSG menguat terlalu tinggi pada penutupan kemarin. Indeks saham ditutup menguat 111,21 poin atau 2,5 persen persen pada level 4557,67. LQ45 naik 3,99 persen ke 785,63. Hal tersebut berpotensi berbalik arah secara teknikal.

"Kalau saya konsolidasi dulu, pelaku pasar menunggu Kamis statmen Yellen arah kenaikan suku bunga AS," kata dia kepada Liputan6.com, Jakarta, Rabu (2/12/2015).

Baca Juga

  • Di awal Desember, IHSG Mampu Bangkit 111,21 Poin ke 4.557,67
  • Inflasi November 0,21%, IHSG Melesat 74 Poin


Meski begitu, Hans menuturkan masih ada sinyal positif dari regional. Dia bilang, bank sentral Eropa diperkirakan akan melanjutkan quantitative easing. Namun, itu tak mampu menahan sentimen AS.

"ECB menambah ke pasar, tentu Yellen lebih pengaruh, mungkin negatif untuk pasar," tuturnya.

Hans memperkirakan IHSG bergerak pada support 4.500-4.446 dan resistance pada level 4.600-4.621.

Riset PT Sinarmas Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak menguat. Indeks saham bergerak pada level support 4.522 dan resistance 4.593.
 
Untuk saham, Hans merekomendasikan akumulasi PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Ciputra Development Tbk (CTRA), PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Sinarmas Sekuritas memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).(Amd/Nrm)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya