Liputan6.com, Madrid - Sekretaris Departemen Keamanan Spanyol, Francisco Martinez, mengatakan pada laga El Clasico (22/11) di Stadion Bernabeu, pihak kepolisian akan memperketat keamanan untuk mencegah terjadinya teror.
Pihak keamanan dan pejabat olahraga Spanyol sudah sepakat untuk menjaga ketat keamanan di sekitar stadion dan di dalam stadion. Apalagi pada pertandingan El Clasico akan dihadiri 80.000 penonton.
"Akan ada setidaknya 1.000 polisi nasional, jumlah ini dua kali lipat saat pertandingan berjalan normal. Ada juga 1.400 keamanan swasta," ujar Martinez dilansir oleh Dailymail.
Baca Juga
- Bukan Lagi Trofi yang Diinginkan Fans Chelsea
- Soal Pirlo, Begini Tanggapan Petinggi Inter
- Suarez: Neymar Cetak Hattrick di El Clasico
Advertisement
Dengan banyaknya jumlah keamanan yang diturunkan, Martinez yakin jika pertandingan El Clasico akan berjalan dengan lancar. Namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi ancaman teror yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
"Ini akan berlangsung dengan normal dan kami yakin tidak akan ada insiden," sambungnya.
Saat ini dunia sepak bola Eropa sedang dalam keadaan siaga penuh, karena pada pekan lalu tiga bom bunuh diri meledak di luar Stade de France, saat tim nasional Prancis dan Jerman sedang melakukan pertandingan persahabatan. Ledakan bom tersebut memakan empat korban jiwa.
Beberapa pertandingan persahabatan tim-tim Eropa harus dijaga ketat oleh pihak kemanan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Bahkan ada dua laga uji coba harus dibatalkan karena mendapat ancaman bom. (*)