Bertemu Mensos, Korban Gempa Alor Menangis

Deborah menangis saat dipeluk oleh Mensos yang melihat kondisi rumahnya sudah rata dengan tanah akibat diguncang gempa bumi.

oleh Liputan6 diperbarui 13 Nov 2015, 22:52 WIB
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Alor - Deborah Sekone (45), salah seorang korban gempa bumi di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), menangis saat bertemu Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Deborah menangis saat dipeluk oleh Mensos yang melihat kondisi rumahnya di Desa Tanglapui, Kecamatan Alor Timur, yang rata dengan tanah akibat diguncang gempa bumi.

"Yang sabar ya, rumah akan segera dibangun," ucap Mensos untuk menenangkan Deborah yang menangis tanpa bisa berkata-kata di Alor, Jumat (13/11/2015).

Sambil masih sedikit terisak, Deborah menerima bantuan berupa sembako, family kit, biskuit dan terpal yang diserahkan langsung oleh Mensos. Ia menangis karena sedih tempat tinggalnya yang berupa rumah semipermanen roboh rata dengan tanah dan tidak ada barang yang bisa diselamatkan.

Mensos Khofifah melihat langsung kondisi daerah yang terdampak gempa bumi di Kecamatan Alor Timur dan memberikan bantuan kepada korban. Mensos mengatakan akan segera membangun rumah korban yang rusak berat dan rusak ringan melalui koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Gempa bumi berkekuatan 6,2 SR terjadi pada Selasa, 4 November 2015 berpusat di Alor Timur tidak menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 3 warga luka-luka, tetapi sudah pulang ke rumah masing-masing. Sementara rumah yang rusak berat sebanyak 582 unit dan rusak ringan 613 unit. (Ant/Ans/Ron)**

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya