Haji Lulung Puasa Komentar Hanya 2 Bulan, Ahok Tertawa

Ahok ingat pernyataan Haji Lulung sebelumnya, yang tidak mau mengomentari apa yang dilakukannya.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 04 Nov 2015, 15:28 WIB
Ahok dan Haji Lulung. (Muhammad Ali/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Perseteruan antara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan DPRD Kota Bekasi, mengusik Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung. Menurut dia, Ahok sudah sangat arogan.

Menanggapi hal itu, Ahok hanya geleng kepala. Dia ingat pernyataan Lulung sebelumnya, yang tidak mau mengomentari apa yang dilakukannya.

"Dia sudah janji nggak mau komentarin Ahok, sekarang komentar lagi sih?" ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/11/2015).

Melihat hal ini, Ahok tertawa. "Yang nggak mau komentar kan Lulung. Baru 2 bulan puasanya (tidak komentar). Aduh," tutup Ahok.

Haji Lulung menyebut Ahok arogan dan tidak ramah, terkait respons Ahok dalam menanggapi masalah pengelolaan sampah di Bantar Gebang, Bekasi, yang melibatkan Ahok dan DPRD Kota Bekasi. Terlebih, perseteruan ini menyeret nama TNI.

Menurut Lulung, tidak masalah jika Ahok menerima panggilan DPRD Kota Bekasi guna menjelaskan truk sampah Dinas Kebersihan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang melanggar jam operasional.

"Saya bilang jangan arogan, kita harus ramah. Kalau DPRD Bekasi ingin bertanya pada pemerintah daerah dengan kepentingan MoU-nya, kerja samanya, ya diterima saja. Jangan ngatain 'siapa lu!' Ini kan lembaga, toh pemerintah daerah kan bukan gubernur saja," kata Lulung ketika dihubungi, Selasa 3 November 2015.

Dia mengatakan, Ahok bisa saja mewakilkan kedatangannya ke DPRD Bekasi untuk menjelaskan perkara truk sampah DKI. "Kan gubernur bisa disposisi kepada wakil gubernur atau sekdanya. Jangan arogansi 'lu manggil gue ngapain?'" sambung Lulung. (Sun/Yus)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya