Mengenal lebih Dekat Kebudayaan Tibet

oleh Satria YudhaDiterbitkan 03 November 2015, 17:00 WIB
20151103-Mengenal lebih Dekat Kebudayaan Tibet
Biksu berdoa disekitar pemakaman yang dikelilingi Burung bangkai di Larung Wuming Buddha Institute, Tibet, Cina (1/11/2015). Orang Tibet percaya tubuh orang meninggal akan lebih baik dimangsa burung bangkai sebagai penebus utang. (REUTERS/Damir Sagolj)
Biksu berdoa disekitar pemakaman yang dikelilingi Burung bangkai di Larung Wuming Buddha Institute, Tibet, Cina (1/11/2015). Orang Tibet percaya tubuh orang meninggal akan lebih baik dimangsa burung bangkai sebagai penebus utang. (REUTERS/Damir Sagolj)
Para Biksu Tibet Menyelimuti dirinya dengan jubah dari cuaca yang dingin saat ikuti Utmost Bliss Dharma di Larung Wuming Buddha Institute, Tibet, Cina (1/11/2015). Tempat ini terletak pada 3700-4000 meter diatas laut. (REUTERS/Damir Sagolj)
Para Biksu Tibet saat beristirahat dalam perjalanannya menuju Larung Wuming Buddha Institute, Tibet, Cina (1/11/2015). Ribuan orang berkumpul untuk berdoa dan bernyanyi selama ikuti Utmost Bliss Dharma. (REUTERS/Damir Sagolj)
Ribuan warga Tibet saat akan menuju ke di Larung Wuming Buddha Institute, Tibet, Cina (1/11/2015). Disana nantinya mereka akan melakukan kegiatan kerohanian dengan para Biksu. (REUTERS/Damir Sagolj)
Seorang Biksu berdoa dengan memakai jubah di dekat Larung Wuming Buddha Institute, Tibet, Cina (1/11/2015). Larung Wuming Buddha Institute menjadi salah satu pusat terbesar untuk mempelajari agama Buddha Tibet di dunia. (REUTERS/Damir Sagolj)
Pria membawa membawa botol isi minuman untuk persiapan perjalanannya ke Larung Wuming Buddha Institute, Tibet, Cina (1/11/2015). Ribuan orang berkumpul untuk berdoa dan bernyanyi selama ikuti Utmost Bliss Dharma. (REUTERS/Damir Sagolj)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya