Murka Calonarang Berbalut Rancangan Denny Wirawan

Beginilah gambaran busana Calonarang yang penuh murka dan dendam hasil rancangan desainer Denny Wirawan.

oleh Novi Nadya diperbarui 21 Okt 2015, 20:30 WIB
Suasana mencekam dalam behind the scene Alkisah Calonarang Foto: http:alkisahriomotret.com

Liputan6.com, Jakarta "Alkisah..." kata tersebut jamak menjadi sebuah rangkaian kalimat pembuka sekaligus pengantar dalam cerita dongeng atau legenda Indonesia. Mendengar atau membaca dongeng adalah keasyikan tersendiri, apalagi kisah yang diangkat dari cerita rakyat di tanah air.

Sayangnya, kini kisah dongeng dalam negeri mulai terkikis eksistensinya, berbeda dengan dongeng luar negeri yang mampu bertahan dari generasi ke generasi. Bukan sekadar prihatin, salah seorang fotografer ternama Riomotret, mencoba menghidupkan lagi gairah dongeng lokal dengan sebuah pameran foto bertema Alkisah pada akhir Agustus 2015 lalu.

Dari 17 cerita rakyat terpilih, salah satu yang menarik perhatian adalah cerita Calonarang dari Jawa Timur. Berkisah tentang Calonarang, pasti berpasangan dengan putri sematawayangnya bernama Ratna Manggali. Peran Ibu-anak itu diwakili oleh aktris Happy Salma dan Tara Basro.

Foto dok. Liputan6.com

Penggambaran sang ibu yang bengis dan penuh kebencian, diabadikan dalam balutan gaun hitam dengan aksen bulu yang melingar dari leher sampai ke dada. Gaun rancangan Denny Wirawan yang berpotongan ketat sampai panggul lalu melebar dan menjuntai tersebut seolah menguatkan karakter dominan nan misterius. Calonarang yang ditakuti dan berkuasa, direpresentasikan dengan penambahan mahkota sekaligus hiasan kepala yang cantik.

Behind the scene Alkisah Calonarang

Sementara itu, Ratna Manggali yang diperankan Tara terlihat modern dan muda dengan gaun one shoulder hitam motif bunga pink-putih berukuran besar. Dengan potongan bawah simetris ditambah aksen fringe yang menonjolkan jika ia merupakan gadis muda dari keluarga yang disegani. Ditamba dengan kain etnik berwarna mencolok yang Indonesia banget. 

Behind the scene Alkisah Calonarang (foto: alkisahriomotret.com)

Keluguannya dikuatkan dengan rambut hitam panjang yang dikepang sampai menyeret tanah. Sebagai bentuk pengabdian pada ibunda, ia berpose bersimpuh di pangkuan Calonarang. Kedua gaun adibusana tersebut makin sempurna dengan detail aksesori Rinaldy Ayunardi.  (Nad)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya