Bengkel Stiker Kena Getah Proyek Jalan Layang

Bengkel yang menawarkan layanan pemasangan kaca film serta stiker mobil dan motor mengalami penurunan pemasukan.

oleh Septian Pamungkas diperbarui 12 Okt 2015, 19:49 WIB
Bengkel yang menawarkan layanan pemasangan kaca film serta stiker mobil dan motor mengalami penurunan pemasukan.

Liputan6.com, Jakarta - Pembangunan jalan layang Kapt. Tendean - Blok M - Ciledug tidak hanya berdampak pada arus lalu lintas yang semakin macet. Bisnis yang dilakoni pengusaha di sekitar pembangunan jalan pun terkena kena dampaknya.

Salah satunya adalah bengkel Bunga Sticker yang berada Jalan Ciledug Raya, Petukangan Selatan, Jakarta Selatan. Bengkel yang menawarkan layanan pemasangan kaca film serta stiker mobil dan  motor mengalami penurunan pemasukan.

"Pembangunan ini sangat berpengaruh. Omset selama puasa tahun lalu kata bos sampai Rp 1,2 miliar, kalau puasa tahun ini cuma Rp 400 jutaan. Turun drastis. Si bos saja sampai pusing," ujar Taufik, karyawan Bunga Sticker kepada Liputan6.com.

Jalanan yang macet dan berdebu serta panas yang menyengat saat siang hari membuat kebanyakan orang malas untuk menyambangi bengkel stiker ini. Alhasil konsumen yang datang turun drastis.

"Kalau dulu (sebelum pembangunan) sehari bisa sampai 20 mobil. Istilahnya satu keluar, satu lagi masuk. Paling sekarang 2 mobil. Itupun sudah syukur. Kalau motor sekarang sehari sekitar 15-an, dulu bisa 30-an," ujar pria asal Bandung itu.

Sebagai informasi, proyek jalan layang ini telah dimulai sejak 14 Desember 2014. Ditargetkan, proyek dengan anggaran dana Rp 2,5 triliun tersebut rampung pada Desember 2016.

(ian/sts)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya