Serial Sherlock Episode Spesial Libatkan Peperangan

Episode spesial serial Sherlock garapan BBC One bakal melibatkan peperangan dan adegan yang dramatis.

oleh Ruly Riantrisnanto diperbarui 09 Okt 2015, 02:00 WIB
Martin Freeman baru saja membocorkan kelanjutan serial Sherlock Holmes yang saat ini sedang banyak dinanti orang.

Liputan6.com, London Karakter Sherlock Holmes (Benedict Cumberbatch) dan John Watson (Martin Freeman) di serial Sherlock milik BBC One, telah memiliki trailer terbaru yang bertempat di Inggris era Victoria.

Menurut laman Variety, Rabu (7/10/2015), tampak keduanya mempersiapkan diri masing-masing untuk terjun ke sebuah perang. Adegan-adegan yang dimunculkan pun terkesan dramatis.

Benedict Cumberbatch yang bermain dalam series Sherlock tak akan pernah tergantikan oleh siapapun juga.

"Setiap alasan yang besar memiliki martir," ucap Cumberbatch sebagai Sherlock Holmes dalam sebuah trailer. "Setiap perang memiliki misi bunuh diri, dan tidak membuat kesalahan: Ini adalah perang."

Trailer juga menunjukkan dua rekan detektif itu berjalan menyusuri jalan-jalan Inggris di abad ke-19 yang ramai. Mereka berjalan melalui lorong-lorong berkabut dan gelap, bahkan sesekali membahas bayang-bayang dari masa lalu mereka. Watson pun terlihat marah melihat Sherlock menolak untuk memakai topi pemburu rusa khasnya.

Benedict Cumberbatch masih ingin lanjut tampil di serial Sherlock meskipun jadwalnya di Hollywood padat.

Steven Moffat, co-creator serial ini sebelumnya menegaskan bahwa episode spesial mendatang secara independen akan menyambut musim keempat yang sangat dinanti fans.

"Episode spesial ini memiliki kisah sendiri. Kami tidak akan mengerjakan cerita yang sedang kami lakukan, dan cara kami melakukannya, jika kami tidak memiliki spesial ini. Ini bukan bagian dari tiga episode yang berjalan," kata Moffat yang dilanjutkannya dengan pengakuan adanya rencana episode baru yang lebih emosional.

Foto dok. Liputan6.com

Penggemar fanatik serial Sherlock tentunya sangat menantikan musim keempat serial ini. Kemungkinan besar, BBC One akan menayangkannya di awal 2016. (Rul/Feb)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya