Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Cina Dideklarasikan

Dari segi populasi, kawasan ASEAN-Cina adalah yang terpadat di dunia. Sepuluh pimpinan negara ASEAN plus Cina mendeklarasikan kawasan perdagangan bebas.

oleh Liputan6Diterbitkan 07 November 2001, 08:34 WIB
Liputan6.com, Bandar Sri Begawan: Sepuluh pemimpin negara ASEAN, Selasa (06/11), menyetujui gagasan Cina untuk membentuk kawasan perdagangan bebas ASEAN-Cina. Kesepakatan itu ditandatangani secara bersama-sama antara pimpinan negara ASEAN dan Perdana Menteri Cina Zhu Rongji di puncak acara Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Bandar Sri Begawan, Brunei Darussalam.

Zhu Rongji berkeyakinan, jika kawasan perdagangan bebas ASEAN-Cina telah efektif maka hal itu akan menjadi yang terbesar di dunia. Sebab dari segi jumlah populasi, ASEAN dan Cina adalah kawasan dengan penduduk terbesar di dunia--sekitar dua miliar orang. Sedangkan dari aspek volume perdagangan dunia, ASEAN dan Cina tercatat menempati posisi ketiga, setelah Eropa dan Amerika Utara --sekitar US$ 2 triliun.

Dua mitra strategis ASEAN yang lain, yakni Jepang dan Korea Selatan juga memberikan sinyal untuk ikut serta dalam kawasan perdagangan bebas ASEAN-Cina. Perdana Menteri Jepang Junichiro Koizumi berharap kawasan perdagangan ASEAN-Cina juga mencakup negara Matahari Terbit.

Menurut Ketua Penyelenggara KTT ASEAN Sultan Hassanal Bolkiah, perlu waktu sepuluh tahun untuk mengefektifkan perdagangan bebas di kawasan ASEAN-Cina. Sebab, sepuluh negara ASEAN telah menetapkan target liberalisasi perdagangan mulai 2003 mendatang.(ULF/Jsi)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya