Liputan6.com, Manchester - Percaya atau tidak, sebuah nomor punggung di dunia sepak bola selalu dipenuhi mistis. Seperti halnya nomor 7 di Manchester United.
Angka 7 merupakan nomor yang dianggap sangat keramat bagi tim yang bermarkas di Old Trafford Stadium tersebut. Nomor 7 di MU hanya mau dikenakan oleh pemain yang memiliki kemampuan spesial.
Advertisement
Pemain pertama yang sukses mengenakan nomor 7 adalah George Best. Dia merupakan pemain asal Inggris yang sangat mengagumkan. Memiliki kecepatan, keseimbangan, pengamatan dan kontrol bola yang sempurna membuatnya berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions pertama untuk MU bersama Bobby Charlton dan Denis Law.
Selanjutnya ada Bryan Robson dan Eric Cantona. Keduanya sangat sukses mengenakan nomor 7 di MU karena memiliki jiwa kepemimpinan, tegas dan lugas di lapangan hijau.
Pemain keempat yang sukses menjinakkan mitos menyeramkan nomor 7 adalah David Beckham. Pemilik tendangan bebas paling akurat di dunia ini pernah mempersembahkan Liga Champions 1999. Dua eksekusi tendangan sudutnya di menit akhir berhasil membuat MU mengalahkan Bayern Muenchen dengan skor 2-1 di final Liga Champions.
Sejak kepergian Beckham di tahun 2003, manajer legendaris Setan Merah, Sir Alex Ferguson menyerahkan kostum bernomor punggung 7 kepada pemuda ajaib dari Portugal, Cristiano Ronaldo.
Pada musim 2007-08, Ferguson meminta Ronaldo mencetak 30 gol. Tapi pemain yang kini memperkuat Real Madrid itu berhasil mencetak 42 gol dan berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions untuk MU di musim yang sama.
Setelah ditinggal MU, angka 7 di Old Trafford Stadium tidak mau dipakai oleh pemain yang tak memiliki kemampuan istimewa. Tiga pemain sudah gagal menjinakkan mitos mengerikan angka 7.
Michael Owen
Michael Owen menjadi pemain pertama yang gagal menggunakan nomor 7. Bergabung dengan MU tahun 2009, atau setelah kepergian Ronaldo ke Real Madrid, Ferguson memberikan jersey nomor 7 kepada Owen.
Ferguson percaya kepada Owen mengingat statusnya sebagai bocah ajaib yang dibesarkan oleh Liverpool. Namun sayangnya, Owen gagal.
Pria berkebangsaan Inggris tersebut hanya mampu mencetak 5 gol dari 31 penampilan di Liga Premier Inggris selama tiga musim memperkuat Setan Merah. Owen lebih banyak duduk di bangku cadangan.