Panda Bisa Memalsukan Kehamilan?

Sebagai insting bertahan hidup, seekor panda bisa memalsukan kehamilannya.

oleh Indy Keningar diperbarui 01 Agu 2015, 08:00 WIB
Sebagai insting bertahan hidup, seekor panda bisa memalsukan kehamilannya.

Liputan6.com, Taiwan Sebuah kebun binatang di Taiwan mengharapkan kedatangan seekor bayi panda baru. Namun, harapan itu harus kandas.

Seekor panda di Kebun Binatang Taipei diduga menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Namun, setelah diteliti oleh ahli hewan, si panda memalsukan tanda-tanda itu demi memiliki kondisi hidup lebih baik di musim panas.

Yuan Yuan, salah satu panda yang dihadiahkan Tiongkok untuk Taiwan pada Desember 2008 telah menunjukkan tanda-tanda kehamilan seperti berkurangnya nafsu makan, penebalan dinding uterus, dan peningkatan konsentrat fecal progesterone sejak 11 Juni.

Namun, dengan menggunakan pemeriksaan USG, ahli panda yang diterbangkan dari Tiongkok menemukan bahwa Yuan Yuan tidak hamil, dikutip dari usa.chinadaily.com.cn. Panda berusia 11 tahun itu sudah dibuahi secara artifisial pada tanggal 26 dan 27 Maret, menurut jubir kebun binatang. Gejala kehamilan Yuan kini sudah mulai sirna.

Panda yang disangka hamil itu dipindahkan dalam kamar khusus dengan pendingin ruangan dan perawatan khusus, juga diberi makan bambu dan buah-buahan lebih banyak. Menurut ahli, panda yang cerdas akan menunjukkan perilaku dan perubahan selayaknya panda hamil untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Yuan Yuan yang pindah ke Taiwan bersama seekor panda lainnya bernama Tuan Tuan, melahirkan bayi pertamanya, Yuan Zai pada Juli 2013. Nama gabungan dari sepasang panda itu menjadi “tuan yuan”, yang artinya “reuni” dalam Bahasa Mandarin. Pasangan panda tersebut merupakan salah satu atraksi populer di kebun binatang. (Ikr/hdy)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya