Alwaleed bin Talal, Miliarder Arab yang Amalkan Seluruh Hartanya

Pangeran Alwaleed bin Talal saat menggelar konferensi pers terkait niat beramalnya di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (1/7/2015). Alwaleed berjanji akan memberikan hartanya senilai USD 32 miliar, atau Rp 427 triliun untuk kepentingan amal. (AFP/Fayez Nureldine)

oleh Johan Fatzry diperbarui 03 Jul 2015, 12:30 WIB
20150703-Pangeran-Arab-Saudi-Alwaleed-bin-Talal1
Pangeran Alwaleed bin Talal saat menggelar konferensi pers terkait niat beramalnya di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (1/7/2015). Alwaleed berjanji akan memberikan hartanya senilai USD 32 miliar, atau Rp 427 triliun untuk kepentingan amal. (AFP/Fayez Nureldine)
Pangeran Alwaleed bin Talal saat menggelar konferensi pers terkait niat beramalnya di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (1/7/2015). Alwaleed berjanji akan memberikan hartanya senilai USD 32 miliar, atau Rp 427 triliun untuk kepentingan amal. (AFP/Fayez Nureldine)
Alwaleed tiba untuk menggelar konferensi pers terkait niat beramalnya di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (1/7/2015). Dana senilai USD 32 miliar, atau Rp 427 triliun rencananya akan disalurkan ke Yayasan Al Walid. (AFP/Fayez Nureldine)
Alwaleed bin Talal menjelaskan ke awak media terkait niat beramalnya di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (1/7/2015). Alwaleed mengaku terinspirasi oleh sikap Bill Gates yang memberikan sebagian hartanya kepada penderita polio. (AFP/Fayez Nureldine)
Alwaleed bin Talal menjawab pertanyaa wartawan terkait niat beramalnya di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (1/7/2015). Alwaleed berjanji akan memberikan hartanya senilai USD 32 miliar, atau Rp 427 triliun untuk kepentingan amal. (AFP/Fayez Nureldine)
Alwaleed bin Talal saat menjelaskan ke awak media terkait niat beramalnya di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (1/7/2015). Alwaleed berjanji akan memberikan hartanya senilai USD 32 miliar, atau Rp 427 triliun untuk kepentingan amal. (AFP/Fayez Nureldine)
Alwaleed bin Talal berbincang dengan penasihat medianya, Heba Fatani (kanan) saat menggelar konferensi pers terkait niat beramalnya di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (1/7/2015). (AFP/Fayez Nureldine)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya