Ayam Kaki Gajah yang Populer di Vietnam

Daging ayam ini pun harganya selangit.

oleh Indy Keningar diperbarui 20 Jun 2015, 09:09 WIB
Daging ayam ini pun harganya selangit.

Liputan6.com, Hanoi - Walau penampilannya bisa dibilang mengerikan, sesungguhnya ayam Dong Tao sangat populer di Vietnam.

Pernah dijadikan persembahan ritual dan royalti, ayam langka yang kakinya menyerupai kaki gajah ini kini dagingnya disajikan secara eksklusif di restoran-restoran mewah. Seekor ayam Gong Tau dewasa beratnya bisa mencapai enam kilogram, dengan kaki setebal pergelangan tangan manusia.

Satu kilogram ayam ini dibanderol dengan harga VND 350.000-400.000 atau sekitar Rp. 213 ribu - Rp 244 ribu. Namun spesies dengan kaki besar dan kuat bisa dibanderol dengan harga VND 5-6 juta atau setara Rp 3 juta hingga Rp 3,6 juta.

Belum lagi harga ini akan meningkat tiap Tet atau Tahun Baru Vietnam. Bahkan, ada seorang peternak dari Ho Chi Minh yang menolak menjual ayamnya jika dibeli kurang dari VND 50 juta atau senilai Rp 30,5 juta.

Ayam aneh ini berasal dari Provinsi Hung Yen, namun peternakan ras murni terletak di kawasan Dong Hoa, Provinsi Dong Nai. Peternakan ini dimiliki oleh Vu Ngoc Tuan. Ia sudah memiliki 400 pasang untuk dikawinkan dan menyuplai lusinan ayam ini ke restoran-restoran HCM setiap harinya.

Perlu satu tahun perkembangan biak alami bagi ayam-ayam Tuan untuk menjadi dewasa sepenuhnya. Menurut dia, ayam betina Dong Tao cenderung lebih sedikit bertelur dibanding ayam biasa.

Kaki raksasanya membuat proses penetasan telur sulit, sehingga harus menggunakan teknik penetasan manual untuk melindungi sebanyak mungkin telur.

Tuan pertama kali membeli 100 ekor ayam Dong Tao untuk sekadar hobi. Ia kemudian menghabiskan bertahun-tahun untuk mencoba mengerti cara terbaik mengembangbiakkan unggas tersebut.

Ia belajar bahwa hewan aneh ini tidak suka hidup terkurung dan sering bertengkar dengan sesama jika dikandangkan. Kini mereka dipelihara di peternakan terbuka yang luas dan banyak tempat untuk olahraga. Menurut dia, seperti dikutip dari Oddity Central,  Sabtu (20/6/2015), hal ini juga meningkatkan kualitas daging dan rasanya. (Ikr/Ans)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya