Siti Nurhaliza bak Ratu

RESEPSI pernikahan Siti Nurhaliza dan Datuk Khalid Mohamed Jiwa di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Malaysia, Senin (28/8), benar-benar memukau. Siti yang kini bergelar Datin dan pria yang akrab disapa Datuk K muncul bagai ratu dan raja. Keduanya pun tampak anggun saat duduk di pelaminan yang ...

oleh Liputan6Diterbitkan 30 Agustus 2006, 14:53 WIB
RESEPSI pernikahan Siti Nurhaliza dan Datuk Khalid Mohamed Jiwa di Kuala Lumpur Convention Center (KLCC), Malaysia, Senin (28/8), benar-benar memukau. Siti yang kini bergelar Datin dan pria yang akrab disapa Datuk K muncul bagai ratu dan raja. Keduanya pun tampak anggun saat duduk di pelaminan yang didesain seperti singgasana kerajaan. Siti memang bagai ratu dalam resepsi pernikahannya. Diva pop Negeri Jiran ini sempat menyapa para penggemarnya dari balkon lantai tiga Gedung KLCC. Teriakan histeris pun tak terbendung dari masyarakat yang telah menunggu sekitar dua jam di luar Gedung KLCC. Sayangnya Siti tak didampingi Datuk K. Menurut Datuk Syahreza, wedding planner pernikahan spektakuler ini, Datuk K adalah orang pemalu dan tak menyukai publikasi. Usai melambaikan tangan dan mengumbar senyum kepada fans, Siti mengungkapkan penyesalannya tidak bisa lebih dekat dengan mereka. Maklum, Siti dan Datuk K membatalkan arak-arakan kereta kencana dan pasukan berkuda. Kabarnya Siti takut akan keamanannya karena ada pihak yang tidak menghendaki pernikahan mereka. Namun pihak Datuk K membantahnya. "[Iringan] kereta kuda tak jadi karena hujan tak henti selama sepakan ini," ujar Jaitun Mohammad Inva, kakak Datuk K. Untuk menebusnya, Siti mengundang para penggemarnya datang ke rumahnya di Kuala Lipis, Pahang, 3 September mendatang. Ruangan pernikahan berkonsep garden party ini berhiaskan ribuan bunga yang didatangkan khusus dari mancanegara. "Bunga dari Holland (Belanda)," kata Kem Salleh, dekorator. Selain itu kue pengantin eksotik setinggi tiga meter dengan delapan tingkat tampak wah di dekat pelaminan. Kue pengantin istimewa itu berupa miniatur piano, pelaminan, dan kereta kuda. Sementara tingkat dasar kue dihiasi mawar yang terbuat dari emas. Konon hiasan kuning mengkilap 20 karat ini diimpor dari Prancis. Tak hanya itu, gemerlap wedding of the year tampak dari tiga busana yang dikenakan Siti. Harga tiga gaun yang kainnya didatangkan dari Cina itu ditaksir Rp 200 juta. Bila ditotal, dana dari akad Siti dan Datuk K diperkirakan Rp 12 miliar. Namun Zaini Mohammad Inva, adik Datuk K, tak membenarkannya karena pria berkumis itu adalah orang yang sederhana. Terlepas benar atau tidak dana pernikahan mereka, yang jelas malam itu ada 2.500 tamu undangan yang hadir. Di antaranya para sultan, petinggi pemerintah, dan artis Malaysia. Ada pula penyanyi Indonesia Krisdayanti, Hetty Koes Endang yang ikut menyumbang lagu. Tidak ketinggalan musisi kondang Erwin Gutawa dan bintang sinetron Teuku Zaky. Para tamu disambut tarian oleh para penari dari gabungan Dewan Kesenian Malaysia dan Singapura. Koreografernya adalah Engku H. Namun sayang hari bahagia Siti-Datuk K hanya dihadiri Mohammad Ashraf (14), putra ketiga Datuk K. Tengku Zawiyah, mantan istri Datuk K dan tiga putra lainnya lebih memilih berlibur ke Melbourne, Australia. Kendati demikian, Ashraf tetap menganggap ibunya hanya Tengku Zawiyah. Sementara Siti dianggap sebagai kakak. Siti Norsaida percaya, pelantun Cindai ini dapat mengatasi masalah tersebut karena adiknya menyukai anak-anak.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya