Penyerang di Konferensi Kartun Nabi Pernah Disangka Teroris

Agen-agen FBI juga sudah menggeledah sebuah apartemen di Phoenix, Arizona, tempat Simpson tinggal.

oleh Liputan6 diperbarui 05 Mei 2015, 07:21 WIB
Kepolisian Dallas masih mencari mobil dari para pelaku. Hal ini karena mobil tersebut diduga kuat membawa bom.

Liputan6.com, Dallas - Identitas 2 pria bersenjata yang ditembak mati di luar konferensi tentang kartun Nabi Muhammad di Texas, sudah diungkapkan pihak berwenang. Harian New York Times dan Washington Post melaporkan mereka adalah Elton Simpson dan Nadir Soofi.

Seperti dilansir BBC, Selasa (5/5/2015), keduanya mengemudikan mobil ke Pameran Seni Muhammad di Garland, kawasan pinggiran Dallas, hari Minggu 3 Mei 2015, dan ketika konferensi mendekati akhir, mereka melepas tembakan ke arah 2 aparat keamanan di tempat parkir.

Keduanya membawa senapan serbu dan memiliki pasokan amunisi dalam jumlah besar di dalam mobilnya. Polisi kemudian menembak mati kedua penyerang.

Simpson disebut sudah pernah diselidiki karena dugaan serangan teroris. Agen-agen FBI juga sudah menggeledah sebuah apartemen di Phoenix, Arizona, tempat Simpson tinggal.

Pelaksana konferensi kartun Nabi Muhammad --sebuah kelompok yang berkantor di New York yang bersikap kritis terhadap Islam-- sudah membayar US$10.000 untuk tambahan keamanan walau polisi mengatakan tidak ada ancaman khusus atas konferensi.

Kedua penyerang melepas tembakan di luar tempat berlangsungnya konferensi tentang kartun Nabi Muhammad, yang antara lain diwarnai dengan lomba menggambar Nabi Muhammad dengan hadiah US$ 10.000 atau sekitar Rp 130 juta. (Ado)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya