Masuki Ranah 4G, Smartfren Andalkan 2 Smartphone

Perusahaan telah menyiapkan dua smartphone dengan nama kode Andromax Haier C4 dan G3.

oleh Andina Librianty diperbarui 30 Apr 2015, 08:00 WIB
Smartfren Andromax Haier G3 (Liputan6.com / Andina Librianty)

Liputan6.com, Qingdao - PT Smartfren Telecom, Tbk (Smartfren) secara perlahan tapi pasti mulai membuka selubung smartphone yang akan menjadi andalan perdananya di ranah 4G Long Term Evolution (LTE). Perusahaan telah menyiapkan dua smartphone dengan nama kode Andromax Haier C4 dan G3.

Kedua smartphone ini berbasis sistem operasi (OS) Android 5.0 dan disokong prosesor Qualcomm Snapdragon series 400. Kabar baiknya, jagoan baru Smartfren ini akan diproduksi di pabrik Haier yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.

"Salah satunya akan diluncurkan beberapa pekan lagi, setelah itu tipe yang lain akan menyusul. Produksinya akan dilakukan bulan depan, bersamaan dengan modem MiFi 4G kami," kata Head of Brand & Corporate Marketing Communication Smartfren, Roberto Saputro, di Qingdao, Tiongkok.

Smartphone dengan dua slot SIM tersebut akan dijual dengan harga terjangkau yaitu di bawah Rp 2 juta. Ia yakin harga tersebut dapat menarik perhatian konsumen.

Kendati smartphone 4G Smartfren diperkirakan akan meluncur pada bulan depan, layanan 4G perusahaan baru akan diluncurkan pada kuartal III 2015. Dengan kata lain, konsumen yang nantinya membeli smartphone tersebut harus sedikit bersabar untuk bisa mencicipi layanan 4G milik Smartfren.

"Andromax ini tidak bisa pakai kartu LTE lain karena frekuensi-nya kan beda," ungkap Head of Devices Smartfren Sukaca Purwokardjono.

Smartfren berencana menggunakan teknologi 4G LTE jenis Times - Division Duplex (TDD) di frekuensi 2.300 MHz dan Frequency - Division Duplex (FDD) di frekuensi 850 MHz. Sedangkan para operator seluler GSM yang sudah terlebih dahulu menggelar 4G LTE saat ini menggunakan frekuensi 900 MHz yang sudah komersil sejak akhir tahun lalu.

(din/dew)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya