Cari Tahu Performa 3 Wasit Indonesia, Memihak Tuan Rumah?

Wasit dan sepakbola menjadi dua sisi mata uang. Tidak jarang keputusan sang pengadil ikut mempengaruhi hasil laga; berlaku universal.

oleh Rejdo PrahanandaDiterbitkan 03 April 2015, 15:00 WIB
Beberapa pemain Barito Putera melakukan protes kepada wasit, Hamsir (kedua dari kiri) yang memberikan hadiah penalti buat Persib Bandung dalam laga lanjutan ISL di Stadion Si Jalak Harupat, (10/6/2014). (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Wasit dan sepakbola menjadi dua sisi mata uang. Tidak jarang keputusan sang pengadil ikut mempengaruhi hasil laga. Hal itu berlaku universal alias berlaku di seluruh negara, tidak terkecuali di Indonesia.

Di Inggris, ada istilah "wasit MU" julukan itu ditujukan untuk wasit plontos, Howard Webb yang disebut selalu menguntungkan tuan rumah. Terlebih, bila The Red Devils bertanding di Old Trafford. Dan ternyata, anggapan tersebut memang benar adanya.

Bagaimana dengan performa wasit di Indonesia? Dilansir dari hitungan statistik LabBola, wasit di Tanah Air ternyata juga memiliki catatan unik. Bahkan, ada wasit yang juga juga dijuluki sebagai pendukung tuan rumah dilihat dari angka statistik.

Dilihat dari wasit paling sering mengeluarkan kartu serta paling sering memberikan hadiah penalti; setidaknya terdapat tiga wasit dengan catatan khusus selama perhelatan ISL 2014.

Selanjutnya>>


1

Wasit dan sepakbola menjadi dua sisi mata uang. Tidak jarang keputusan sang pengadil ikut mempengaruhi hasil laga; berlaku universal.

Prasetyo Hadi wasit paling tegas

Banyak yang mencibir kemenangan Persib Bandung di Final ISL 2014 lalu tidak terlepas dari kepemimpinan wasit Prasetyo Hadi.

Sang pengadil memberikan kartu merah untuk Bio Paulin di akhir babak pertama. Total jumlah kartu yang dikeluarkannya di partai final tersebut juga menjadi yang paling banyak dalam satu pertandingan. Ada sepuluh kartu yang keluar.

Namun, meski tensi partai final tinggi, sang pengadil mampu menjaga kelangsungan pertandingan hingga 120 menit. Sang pengadil yang lahir di Surabaya pada 3 Januari 1973 ini, sehari-hari berprofesi sebagai anggota TNI Kodam V Brawijaya berpangkat Pelda(Pembantu Letnan Dua).

Sejalan dengan profesinya, rekam jejak Prasetyo Hadi juga menunjukkannya sebagai wasit paling tegas pada LSI 2014 lalu. Total dia memberikan 100 kartu kuning, lima kartu kuning kedua, dan satu buah kartu merah langsung.

Jumlah pelanggaran yang tercatat juga menjadi yang terbanyak dibanding wasit manapun dalam gelaran ISL 2014. Prasetyo Hadi memberikan 641 pelanggaran.

Wasit terbaik LSI edisi bulan Juni 2014 ini termasuk merupakan wasit dengan jam terbang tinggi selama gelaran ISL 2014. Terdapat 19 pertandingan yang dia pimpin, dengan 58% memenangkan tuan rumah.

Lanjut Baca:

Dia kerap memimpin laga-laga panas seperti Persija-Persib, atau derby Sumatra antara Sriwijaya melawan Semen Padang. Selama Indonesia Super League (ISL) 2014 lalu total ia memberikan 11 hadiah penalti, di mana delapan untuk tuan rumah dan sisanya untuk tim tamu.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya