SIDANG perceraian fotografer Darwis Triadi dengan Chitra Yuliastuti terus bergulir. Alasan Darwis menggugat cerai sejauh ini masih belum dipahami Chitra. Mantan model era 1980-an ini berniat tetap mempertahankan pernikahan jika jalan untuk berdamai masih ada. Kerasnya kehendak Chitra dapat dipahami, mengingat sejak mengenal Darwis, ia banyak "berkorban" termasuk memutuskan menganut Katolik demi pujaan hati. Ikatan cinta mereka juga disatukan secara Katolik pada 23 September 1983 di Gereja Bunda Maria Karel. Sejak awal pernikahan keseharian mereka selalu diwarnai cinta. Chitra ikut berperan mengelola usaha jasa fotografi milik Darwis. Kehidupan pasangan itu makin sempurna setelah buah hati mereka lahir. Waktu pun terus mengalir sampai akhirnya Chitra dibuat tercengang dengan kehendak Darwis menggugat cerai. "Saya tidak percaya dengan jalan hidup sekarang. Saya seperti tidak menginjak bumi," kata Chitra ketika ditemui reporter Halo Selebritis di Jakarta, baru-baru ini. Alasan bercerai lantaran mereka sudah beda prinsip membuat wanita kelahiran Yogyakarta 46 tahun silam ini, separuh hati rela bercerai. Dia juga mengaku bingung Darwis menilainya berwatak keras. Berulang kali, Chitra mengajak Darwis berdialog, tetapi tetap membentur dinding tak berbatas. "Saya mencoba mempersatukan keluarga, karena agama kami melarang perceraian," ucap wanita yang masih terlihat awet muda itu. Hati Chitra kini kosong. Sosok Darwis begitu lekat pada diri Chitra dan dua anaknya. Pernikahan dengan lelaki bernama lengkap Andreas Darwis Triadi itu menjadi jejak kehidupan paling indah dalam kehidupan. "Jika bisa, saya ingin membuat perjanjian baru," ujar Chitra. Jika tidak bisa diluruskan kembali dia ingin anak-anaknya mengingat Darwis sebagai sosok ayah yang baik. "Suka atau tidak suka [cerai], harus diterima," kata Chitra, menerawang.
Advertisement