Waspadai 5 Risiko Buruk Kelebihan Konsumsi Protein

Jangan terlalu sering mengonsumsi protein shake, karena bubuk ini berbahaya bagi kesehatan

oleh Aditya Eka Prawira diperbarui 25 Mar 2015, 12:30 WIB
Jangan terlalu sering mengonsumsi protein shake, karena bubuk ini berbahaya bagi kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Binaragawan pasti memilih konsumsi protein agar sel pembangun otot dapat terbentuk dengan sempurna. Namun laman Boldsky mengingatkan, protein shake yang sebagian besar terbuat dari susu, telur, dan kedelai juga menyimpan bahaya bagi kesehatan bila dikonsumsi berlebihan.

Protein shake dapat menyebabkan keracunan yang mengarah ke masalah kesehatan. Maka itu, pilihkan protein shake yang berasal dari bubuk protein organik. Tapi, itu pun masih belum menjamin kalau tubuh Anda akan selalu sehat.

Berikut 5 risiko yang akan Anda hadapi ketika rutin mengonsumsi protein shake seperti dikutip Boldsky pada Selasa (24/3/2015)

1. Alergi

Kedelai, telu, dan susu di dalam protein shake memicu reaksi alergi pada sejumlah orang. Hal ini dapat menyebabkan diare, muntah, dan dehidrasi.

2. Sakit perut

Protein shake yang terbuat dari susu mengandung gula susu laktosa yang dapat menyebabkan sakit perut, terutama bagi mereka dengan kondisi intoleransi laktosa. Kondisi ini dapat menyebabkan gas, kembung, diare, dan perut kram.

3. Merusak ginjal dan hati

Mengonsumsi protein shake berlebihan dapat merusak ginjal dan hati, terutama bagi mereka yang sudah memiliki penyakit ginjal atau hati.

4. Bubuk beracun

Protein shake mengandung bahan-bahan berbahaya dan beracun seperti timbal, arsen, dan merkuri. Bahan-bahan ini tidak dicantumin di label. Dan sudah banayk tes laboratorium yang menunjukkan adanya racun di dalamnya.

5. Kenaikan berat badan

Kelebihan protein di dalam tubuh akan disimpan sebagai lemak yang menyebabkan kenaikan berat badan. Jika Anda mengambil lebih banyak protein shake dari kebutuhan makanan harian, kemungkinan besar Anda pun akan mengalami kenaikan berat badan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya