Bos Nasdaq Kunjungi BEI, Apa Saja yang Dibahas?

Presiden of Nasdaq OMX Adena Friedman menuturkan, perusahaan teknologi memiliki potensi besar untuk menjadi perusahaan publik.

oleh Achmad Dwi AfriyadiDiterbitkan 18 Maret 2015, 20:35 WIB
(Foto: Liputan6.com/Achmad Dwi A)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden of  Nasdaq OMX Adena Friedman mengunjungi Bursa Efek Indonesia pada Rabu (18/3/2015). Kunjungan tersebut dalam rangka pembicaraan mengenai teknologi untuk sistem perdagangan dan pengawasan.

"IDX adalah bagian dari mitra kami dalam hal teknologi. Kami bekerja dengan mereka untuk menyediakan dan mendukung alat perdagangan dan sistem pengawasan pasar," kata Adena, Jakarta.

Tak sekadar membicarakan sistem perdagangan dan pengawasan, Adena juga bercerita mengenai potensi perusahaan teknologi untuk mencatatkan sahamnya di papan bursa.

Dia mengatakan, perusahaan teknologi memiliki potensi besar untuk masuk menjadi perusahaan publik. Bukan hanya di AS, tercatatnya perusahaan teknologi untuk menjadi perusahaan terbuka merupakan fenomena global.

"Saya pikir secara umum perusahaan teknologi telah mendominasi pencatatan perdana (listing). Kami sudah melihatnya di seluruh dunia, bukan hanya fenomena AS. Tapi juga fenomena global," ujar Adena.

Sebagai informasi, dalam kunjungan ini Adena ditemani Managing Director Nasdaq South east Asia& Pasific Pte Ltd, Robert Fjord. Kemudian Executive Vice President Head of Market technology Nasdaq OMX Group, Lars Ottersgard serta Business Development Executive Market Technology Nasdaq OMX Group, Charlotta Spence.

Nasdaq OMX sendiri merupakan salah satu pengelola pasar efek terbesar di dunia dengan kemampuan perdagangan teknologi dan pelayanan perusahaan publik. (Amd/Ahm)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya