Liputan6.com, Jakarta - Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia serta Brasil tengah memanas. Ini dipicu keputusan Indonesia untuk menghukum mati warga Brasil dan Australia yang terlibat narkoba.
Pemerintah kedua negara ini menolak hukuman mati bagi warga negaranya karena kasus narkoba. Akibatnya, Australia mengancam boikot pariwisata Indonesia. Sementara sikap pemerintah Brasil lebih parah karena menolak surat kepercayaan Duta Besar Indonesia untuk sementara.
Advertisement
Artikel perseteruan antara Indonesia dengan kedua negara tersebut pun menuai perhatian masyarakat dan menjadi yang paling dicari. Apalagi para pimpinan negara ikut bersuara.
Berikut daftar lengkap 5 berita paling dibaca kanal bisnis Liputan6.com, Rabu (25/2/2015):
1. JK: Brasil Menghina, Australia Minta-minta ke RI
Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia serta Brasil tengah dalam kemelut. Pemerintah kedua negara ini menolak hukuman mati bagi warga negaranya karena kasus narkoba. Akibatnya, Australia mengancam boikot pariwisata Indonesia. Sementara sikap pemerintah Brasil lebih parah karena menolak surat kepercayaan Duta Besar Indonesia untuk sementara.
Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) mengatakan akan mempertimbangkan pembatalan impor pesawat Super Tucano yang digunakan untuk mengawasi garis pantai dari Brasil. Indonesia pun pernah memesan Multi Launcher Rocket System (MLRS) dari Brasil.
2. Intip Kehebohan Rakyat Arab Saudi Saat Dapat Bonus dari sang Raja
Berpulangnya Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz Al Saud tak hanya meninggalkan duka yang dalam bagi rakyat yang ditinggalkan. Namun juga menimbulkan suka.
Pasalnya, Raja Arab Saudi baru Salman bin Abdulaziz Al Saud membagi-bagikan uang pada seluruh rakyatnya dengan berjumlah US$ 32 miliar atau Rp 412,6 triliun sebagai bentuk bantuan untuk mengatasi masalah transisi politis.
3. Jokowi Stop Kirim TKI, Ini Tanggapan Pengusaha
Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) akan menghentikan pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di sektor informal seperti Pekerja Rumah Tangga (PRT) dalam dua tahun mendatang.
Kebijakan tersebut dianggap kontroversi. Lantaran, selama ini PRT dianggap sebagai penyelamat ekonomi karena salah satu penyumbang devisa terbesar.
4. Raja Arab Saudi Bagi-bagi Duit Rp 412,6 Triliun Buat Rakyatnya
Bantuan di setiap negara bisa sangat beragam mulai dari bantuan kesehatan hingga pendidikan. Tapi Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud yang baru melakukan cara unik dengan membagi-bagikan uang pada seluruh rakyatnya berjumlah US$ 32 miliar atau Rp 412,6 triliun (kurs: Rp 12.905/US$).
Melansir mic.com, Selasa (24/2/2015), rakyat yang mendapat bantuan dari Raja Salman tersebut termasuk seluruh pegawai negeri, tentara, siswa dan para pensiunan. Seluruh rakyat dari berbagai asosiasi profesional hingga klub olahraga juga mendapatkan bantuan tersebut.
5. Sudah Dihina, RI Pikir-pikir Stop Impor Pesawat dari Brasil
Hubungan diplomatik antara Indonesia dan Brasil kian memanas sebagai buntut dari penolakan eksekusi mati warga negara Brasil terkait perdagangan narkoba. Menanggapi hal ini, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) akan mengambil sikap tegas apabila pemerintah Brasil terus menghina Indonesia.
Demikian disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Wapres JK) usai meninjau PTSP di kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Selasa (24/2/2015). "Hubungan kita dengan Brasil lebih banyak kita yang beli dari mereka daripada kita jual ke mereka. Kita beli pesawat dan lainnya," ujarnya.(Nrm)