Pengedar Narkoba Dibekuk di Kafe Remang-remang Penjaringan

Selain di kawasan Penjaringan, operasi preman bertajuk Cempaka Jaya itu juga digelar secara serentak di 6 titik terpisah di Jakarta Utara.

oleh Liputan6 diperbarui 01 Feb 2015, 08:43 WIB
(Liputan 6 TV)

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan petugas yang dikerahkan dalam operasi preman langsung memaksa masuk ke sebuah kafe remang-remang di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara dini hari tadi.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Minggu (1/2/2015), para pria pengunjung kafe digeledah untuk mencari narkoba atau pun senjata tajam.

Saat petugas sedang sibuk memeriksa pengunjung kafe, tiba-tiba 3 pengedar narkoba berusaha kabur dengan menggunakan sebuah mobil. Namun upaya mereka berhasil dicegah petugas kepolisian yang dilibatkan dalam operasi.

Saat digeledah, petugas menemukan 2 paket sabu beserta alat penghisap atau bong yang disimpan di dalam saku celana dan tas. Ketiganya langsung diborgol dan digiring ke atas mobil tahanan.

Petugas kemudian melanjutkan operasi ke sejumlah kafe remang-remang yang berada di pinggir rel kereta api. Sejumlah pria pengunjung digeledah. Meski tak menemukan narkoba, namun petugas menemukan sejumlah senjata tajam yang sengaja dibuang. Beberapa pria yang dicurigai pun turut digelandang ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

Selain di kawasan Penjaringan, operasi preman bertajuk Cempaka Jaya itu juga digelar secara serentak di 6 titik terpisah di Jakarta Utara. Hasilnya, petugas menangkap 114 orang yang diduga preman beserta sejumlah barang bukti.

Dari 114 orang yang diamankan, 17 orang di antaranya akan diproses secara hukum lantaran membawa narkoba dan senjata tajam. Sisanya akan dibina oleh kepolisian yang bekerjasama dengan Suku Dinas Sosial Jakarta Utara. (Vra/Riz)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya