Cuaca Super Ekstrem di China - Ritual Pemanggilan Roh di Haiti

Suhu super ekstrem di Provinsi Qinghai, China mencapai minus 45,9 derajat Celcius. Suhu ini merupakan yang terendah sejak tahun 1961.

oleh Liputan6 diperbarui 13 Jan 2015, 19:33 WIB
(Liputan 6 TV)

Liputan6.com, Qinghai, China - Suhu super ekstrem terjadi di Provinsi Qinghai, China mencapai minus 45,9 derajat Celcius. Suhu ini merupakan yang terendah sejak tahun 1961. Berita itu mengawali Jendela Dunia yang ditayangkan Liputan 6 Petang SCTV, Selasa (13/1/2015).

Semua tempat tertutup salju. Jalanan sangat licin dan sungai-sungai membeku. Hewan-hewan kesulitan mencari makan karena rumput tertutup salju tebal. Cuaca yang sangat ekstrem ini diperkirakan akan berlangsung hingga 3 hari.

Sementara itu, sekitar 1,5 juta orang mengunjungi Hwacheon, Korea Selatan untuk mengikuti festival memancing bertajuk Mountain Trout Ice Festival. Festival musiman ini akan digelar selama 23 hari. Uniknya mereka memancing di sungai yang sudah membeku dan harus dilubangi.

Di Brasil, hujan lebat yang mengguyur wilayah Sao Paulo menyebabkan sebagian kota ini terendam banjir. Hujan lebat disertai angin ini membuat pohon-pohon di kota tumbang.

Beberapa mobil yang tengah melintas tertimpa pohon sehingga membuat kemacetan di jalan. Sebagian kendaraan bahkan terseret arus banjir. Sementara sejumlah orang terjebak di dalamnya.

Di tempat lain, sejumlah warga di Haiti mengadakan upacara voodoo. Ritual pemanggilan roh ini dilakukan untuk mengenang korban gempa bumi yang melanda Haiti 4 tahun silam.

Komunitas voodoo di Haiti memperingati kejadian tragis tersebut dengan cara bernyanyi dan menari. Sekitar 300 ribu orang menjadi korban gempa bumi pada tahun 2010 silam. (Nfs/Sss)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya