Maruarar PDIP: Dana Desa Jadi Rp 20 T Bukti Jokowi Pro Pemerataan

Anggota DPR Fraksi PDIP Maruarar Sirait menilai, apa yang dilakukan J‎okowi adalah bukti janji kampanyenya ketika Pilpres 2014.

oleh TaufiqurrohmanDiterbitkan 10 Januari 2015, 17:03 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menaikkan dana desa sebesar 112 persen atau menjadi Rp 20 triliun dari yang sebelumnya Rp 9 triliun. Dana desa tersebut terdiri dari 2 program yang meliputi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri dan belanja terkait pembangunan infrastruktur dasar.

Anggota DPR Fraksi PDIP Maruarar Sirait menilai, apa yang dilakukan J‎okowi adalah bukti janji kampanyenya ketika Pilpres 2014. Menurut pria yang akrab disapa Ara itu, saat dirinya mengunjungi beberapa desa di dapilnya, masyarakat sekitar antusias dengan apa yang dilakukan Jokowi.

‎"Kita sangat menghargai komitmen Pak Jokowi membangun desa, itu juga sesuai janjinya. Kita melihat masyarakat desa juga sangat antusias, masyarakat desa sekarang sedang meningkatkan kinerja. Jadi menurut saya bagus sekali," kata Ara usai menghadiri HUT ke-42 PDIP di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1/2015).

Ara menuturkan, komitmen pembangunan desa ‎dengan menaikkan anggaran menunjukkan Jokowi sebagai presiden pro terhadap pemerataan kesejahteraan di Indonesia, baik dalam bidang ekonomi maupun pendidikan.

"Tentu ini sama saja Pak Jokowi menunjukkan bahwa dia sebagai presiden pro terhadap pemerataan ya, dan itu juga sebagai implementasi ajaran Bung Karno," tutur dia.

Selain itu, Ara juga berharap keuangan negara bisa semakin kuat yang didapat dari berbagai sektor yang dikelola pemerintah agar dana Rp 1 miliar per desa bisa segera terealisasi.

"Saya rasa kalau keuangan negara semakin kuat bisa segera (terealisasi) semua ya, nanti kan belanja negara kita semakin meningkat. Saya rasa itulah," tandas dia. (Ado/Ein)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya