SDA Masih Punya Pengaruh Tentukan Koalisi PPP Kubu Djan Faridz

Namun demikian, keputusan arah koalisi tetap diambil sesuai hasil Mukernas dengan DPW PPP seluruh Indonesia kubu Djan Faridz

oleh Taufiqurrohman diperbarui 12 Des 2014, 15:21 WIB
Suryadharma Ali

Liputan6.com, Jakarta - Mantan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali atau SDA masih memiliki pengaruh dalam menentukan arah koalisi PPP versi ketua umum hasil Muktamar Jakarta yaitu Djan Faridz. Hal ini karena SDA sekarang menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan PPP.

"Oh jelas Pak SDA itu kan Ketua Majelis Pertimbangan PPP, beliau akan memberikan advice (nasihat) kepada PPP. Ingat lho yang tanda tangan PPP masuk KMP itu Pak SDA ," kata Sekretaris Jenderal PPP kubu Djan Faridz, Achmad Dimyati Natakusumah di sela-sela Mukernas perdana PPP kubu Djan Faridz, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Jumat (12/12/2014).

Namun demikian, keputusan arah koalisi tetap diambil sesuai hasil Mukernas dengan DPW PPP seluruh Indonesia kubu Djan Faridz tersebut.

"Tetapi tetap saja keputusan yang akan diambil dari floor yang dari wilayah-wilayah. Ini menunjukkan kami sangat demokratis dan terbuka," tandas Dimyati.

Dimyati sempat mengungkapkan kecewaannya keberadaan PPP di barisan Kolasisi Merah Putih (KMP). Hal ini karena seperti tidak manfaatnya, seperti tidak mendapatkan kursi pimpinan di DPR.

"Kami tidak dapat apa-apa di KMP. Kami rasakan manfaatnya nggak ada. Kalau di KIH kami belum coba," kata Dimyati di sela-sela Mukernas PPP hari kedua.

Dia mengatakan, seharusnya PPP mendapat jatah jabatan strategis posisi diparlemen yang kini dikuasai oleh KMP. Padahal, imbuh dia, hasil Mukamar VIII PPP di Jakarta memutusan tetap bergabung di dalam KMP. "Tapi, kenyataannya PPP tidak dapat porsi apapun," ketus Dimyati. (Mut)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya