Pengusaha Harap Komoditas RI Dipermudah Masuk Ke Eropa

sejak lama Indonesia dan Uni Eropa telah memiliki yang strategis dan penting.

oleh septyan.budiyantoDiterbitkan 19 November 2014, 12:35 WIB
Suasana aktifitas bongkar muat peti kemas di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (2/9/2014) (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Delegasi pengusaha dari Uni Eropa mengelar pertemuan dengan para pengusaha Indonesia yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melalui forum EU-Indonesia Business Dialouge (EIBD).

Ketua Umum Apindo Sofjan Wanandi mengatakan bahwa sejak lama Indonesia dan Uni Eropa telah memiliki yang strategis dan penting. Dan EIBD dalam hal ini memiliki peran dalam memperkuat hubungan perdagangan dan investasi Indonesia-Uni Eropa.

Dia menjelaskan, para pelaku sektor bisnis Indonesia mengharapkan melalui forum ini akan ada peningkatan daya saing dan akses pasar terutama perihal tarif dan non-tarif bagi komoditas strategis.

"Komoditas strategis tersebut seperti tembakau, produk perikanan, kakao, tekstil, alas kaki, minyak kelapa sawit dan kayu," ujarnya saat pembukaan EU-Indonesia Business Dialouge (EIBD) di Hotel Shangri La, jakarta, Rabu (19/11/2014).

Sementara untuk sektor Jawa, para pelaku bisnis di Indonesia berharap melalui forum ini dapat meningkatkan hubungan bilateral yang mampu memberikan manfaat lebih banyak untuk Indonesia.

"Termasuk dihapuskannya larangan terbang untuk maskapai Indonesia, kerja sama lebih erat di sektor pendidikan dan konstruksi, pengembangan kerjasama publik dan swasta serta mendukung mobilitas para penyedia jasa profesional yang berkualitas antara Indonesia-Uni Eropa," tandasnya. (Dny/Gdn)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya