Unjuk Rasa Mahasiswa Jayabaya 'Bajak' Truk Tutup Jalan Ahmad Yani

Unjuk rasa kembali memanas saat sejumlah mahasiswa menghentikan bus Transjakarta di Jalan Ahmad Yani.

oleh Ahmad Romadoni diperbarui 18 Nov 2014, 20:41 WIB
Unjuk rasa kembali memanas saat sejumlah mahasiswa menghentikan bus Transjakarta di Jalan Ahmad Yani.

Liputan6.com, Jakarta - Unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh mahasiswa Jayabaya berlangsung anarki. Selain memblokir jalan, mereka juga menyandera truk fuso pengangkut tanah hingga parkir melintang di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Timur.

Seperti pantauan Liputan6.com, Selasa (18/11/2014), sejumlah mahasiswa menaiki bagian bumper dan atas truk. Mereka meminta sopir truk memarkir melintang di Jalan Ahmad Yani, hingga menutupi seluruh badan jalan.

Sejumlah pengunjuk rasa lalu melakukan orasi selama 10 menit di atas truk besar itu. Sang sopir hanya bisa pasrah dan menunggu di dalam. Mahasiswa lalu mempersilakan truk bernomor polisi B 9514 TYU itu melanjutkan perjalanan.

Sebelum membajak truk fuso tanah tersebut, para pengunjuk rasa memulai aksinya dengan membakar ban. Bahkan aksi bakar ban tersebut kembali dilakukan usai membajak truk.

Aksi kembali memanas saat seorang mahasiswa menghentikan lajur bus Transjakarta. Mereka sempat berorasi beberapa menit. Namun polisi segera menenangkan massa dan mempersilakan bus Transjakarta melintas.

Akibat unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM tersebut, arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani nyaris lumpuh. Khususnya dari arah Tanjung Priok menuju Rawamangun, Jakarta Timur.

Sejumlah polisi juga terus bersiaga mengamankan unjuk rasa mahasiswa Jayabaya ini. Polisi juga berusaha mengatur lalu lintas melalui busway atau jalur bus Transjakarta. (Rmn/Ans)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya