Bunuh Diri, Nenek Lompat ke Sarang Buaya

Perempuan berusia 65 tahun itu melepaskan sepatu di dekat kolam, kemudian berjalan, dan melompat ke dalam penangkaran buaya.

oleh Rizki Gunawan diperbarui 16 Sep 2014, 18:07 WIB
Buaya Albino (SBS)

Liputan6.com, Bangkok - Seorang nenek di Thailand bernama Wanpen Inyai nekat bunuh diri dengan melompat ke sarang buaya. Jasad perempuan berusia 65 tahun tersebut kini lenyap.

Wanpen awalnya dilaporkan menghilang oleh sang keluarga. Dia meningggalkan rumahnya di Jalan Rom Klao, Distrik Min Buri, Bangkok, pada Jumat 12 September 2014 pagi.

Sejak itu, tak diketahui keberadaannya hingga dia dilaporkan telah melompat ke kolam penangkaran yang dipenuhi dengan puluhan buaya, pada sore harinya.

Seorang saksi mata mengatakan, dirinya melihat Wanpen melepaskan sepatu di dekat kolam, kemudian berjalan dan melompat ke dalam penangkaran buaya tersebut.

Polisi pun datang ke lokasi dan melihat beberapa pengelola kolam buaya tengah menjulurkan tongkat ke kolam untuk mengusir sejumlah buaya yang sedang mencengkeram si Wapen. Tapi nenek tersebut kemudian menghilang.

Keesokan harinya, atau pada Sabtu 13 September pagi, kartu kesehatan Wanpen ditemukan mengambang di permukaan kolam. Demikian yang dimuat Bangkok Post, Selasa (16/9/2014).

Foto dok. Liputan6.com

Foto bunuh diri nenek di Thailand dengan masuk ke kolam buaya, yang beredar di media sosial (Bangkok Post)

Berdasarkan hasil tes DNA, polisi membenarkan bahwa kartu kesehatan dan beberapa robekan pakaian itu milik Wanpen.

Saudara perempuan Wanpen, Sunan Tharmnat mengatakan, si nenek sedang depresi, dan terlihat murung serta tak berbicara dalam beberapa hari terakhir. Hingga akhirnya wanita itu meninggalkan rumah. Belum diketahui apa sebab wanita tersebut berbuat demikian.

Sang pemilik kolam, Uthen Youngprapakorn mengatakan Wanpen melompat ke dalam kolamnya yang memiliki kedalaman 2-3 meter dan seluas 8.000 meter persegi. Dia menolak memberikan uang kompensasi karena pihaknya sudah berusaha menolong si wanita dan mengontak polisi segera.

Uthen menyebut apa yang dilakukan Wanpen itu merupakan aksi bunuh diri. Namun demikian, dia menyatakan rasa duka citanya untuk keluarga korban buaya tersebut. (Ein)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya