Saham Apple Seret Indeks Nasdaq ke Zona Merah

Indeks Nasdaq alami penurunan terbesar dalam hampir sebulan terseret merosotnya saham Apple.

oleh Nurseffi Dwi WahyuniDiterbitkan 04 September 2014, 03:20 WIB
(Foto: Reuters)

Liputan6.com, New York - Nasdaq Composite Index (CCMP) mengalami penurunan terbesar dalam hampir sebulan, terseret merosotnya saham Apple Inc (AAPL) merespons rilis smartphone teranyar Samsung. Tak hanya itu, perusahaan juga menghadapi kritik untuk pencurian foto selebriti.

Apple, perusahaan dunia yang paling berharga, merosot 4,2 persen atau penurunan terbesar sejak Januari. Delta Air Lines Inc juga ikut terkikis 5,2 persen setelah perseroan memangkas perkiraan untuk beberapa target kuartal III 2014.

Indeks Nasdaq kehilangan 0,6 persen di New York. Apple berkontribusi cukup besar terhadap merosotnya indeks Nasdaq. Indeks The Standard & Poor 500 turun 0,1 persen menjadi 2.000,76, sementara Dow Jones Industrial Average naik 11,14 poin, atau 0,1 persen ke 17.078,70.

"Saham Apple bergerak cukup kuat dalam beberapa bulan terakhir. Saat ini orang-orang hanya melakukan aksi ambil untung," kata Managing Director dari  Wedbush Securities Inc Michael James.

Saham Apple terus menguat sekitar 9,3 persen sejak 7 Agustus. Merosotnya saham Apple tak lepas dari rilis Galaxy Note 4 oleh kompetitornya yaitu Samsung. Produk unggulan generasi terbaru ini resmi diperkenalkan di acara Samsung Unpacked yang digelar jelang pameran IFA 2014 di Berlin, Jerman pada Rabu, 3 September 2014.

Saham Apple juga dipengaruhi kabar pencurian foto bugil ratusan artis cantik papan atas dunia di layanan penyimpanan berbasis awan besutan mereka, iCloud.
(Ndw)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya