Jokowi Isyaratkan Demokrat Beri Dukungan?

Gubernur nonaktif DKI Jakarta itu menuturkan, sudah ada pembicaraan antara kubu Partai Demokrat dengan tim pemenangannya

oleh Luqman Rimadi diperbarui 16 Jul 2014, 18:47 WIB

Liputan6.com, Serang - Calon presiden Joko Widodo alias Jokowi memberi sinyal akan adanya partai politik telah merapat ke barisan Prabowo-Hatta bergeser, mulai mengalihkan dukungan kepadanya. Partai tersebut adalah Partai Demokrat.

Jokowi mengatakan, dengan tangan terbuka mempersilakan Partai Demokrat bila ingin bergabung dalam barisan pendukungnya, yaitu PDIP, Partai Nasdem, PKB, Hanura, dan PKPI yang mengusung Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Kalau kita prinsipnya terbuka saja," ujar Jokowi di kantor DPD PDI Perjuangan provinsi Banten, Jalan H Muslih - Lingkar Selatan - Cikulur, Kota Serang, Banten, Rabu (16/7/2014).

Gubernur nonaktif DKI Jakarta itu menuturkan, sudah ada pembicaraan antara kubu Partai Demokrat dengan tim pemenangannya. "Kalau ke saya belum, tapi kalau ke tim sudah," ucap dia.

Maka dari itu, menurut Jokowi, ketidakhadiran petinggi Partai Demokrat dalam deklarasi Koalisi Permanen Merah Putih, bisa saja diartikan sebagai sinyal bahwa partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu akan beralih dukungan ke kubu Jokowi-JK.

"Ya iya dong, bisa saja," cetus Jokowi.

Dalam acara deklarasi koalisi permanen merah putih partai pengusung Prabowo-Hatta, seluruh Ketua Umum partai pendukung hadir, seperti Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, Presiden PKS Anis Matta, Ketua Umum Partai Gerindra, Ketua Umum PBB MS Kaban, dan Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta Nachrowi Ramli. (Sss)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya