Ahok: Debat Capres Nggak Seru, Nggak Ada Gua

Debat capres putaran ketiga antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo digelar Minggu 22 Juni malam.

oleh Ahmad Romadoni Diterbitkan 23 Juni 2014, 14:18 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Debat capres putaran ketiga antara Prabowo Subianto dan Joko Widodo digelar Minggu malam kemarin, 22 Juni. Kedua capres memaparkan visi misinya mengenai Politik Internasional dan Ketahanan Nasional.

Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok juga ikut menonton debat, meski tidak secara langsung. Menurutnya, para capres sudah semakin piawai berdebat.

"Ya makin jago debat capres-capres kita setelah yang ketiga. Makin bagus debatnya," ujar Ahok di Balaikota Jakarta, Senin (23/6/2014).

Namun, politisi Partai Gerindra ini menilai ada yang kurang dari debat itu. Menurut Ahok, debat kurang seru karena dia tidak ikut di dalamnya. "Nggak serulah, kalau ada gua baru seru. Kalau nonton orang mana seru sih," ujarnya.

Debat berlangsung di Hotel Holiday Inn, Kemayoran, Jakarta Pusat. Debat yang berjalan selama 2 jam itu dihadiri masing-masing pendukung kedua calon presiden.

Debat diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan dipandu Guru Besar Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana.

Dalam debat, capres nomor urut 2, Joko Widodo, menyebut mendukung Palestina sebagai negara merdeka dan mendorong negara itu sebagai anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Untuk membangun diplomasi dengan negara luar, Jokowi menyebutkan akan menggunakan 3 strategi yakni melalui hubungan pemerintah dengan pemerintah, pelaku bisnis dengan pelaku bisnis dan masyarakat dengan masyarakat.

Sedangkan Prabowo Subianto menganggap kemiskinan adalah ancaman terbesar ketahanan nasional, yang datang dari dalam negeri. Terutama kekuasaan bangsa Indonesia atas bangsa sendiri. Sedangkan ancaman terbesar dari luar negeri menurut Prabowo, adalah klaim dari negara luar atas wilayah Indonesia. (Sun)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya