Liputan6.com, Los Angeles, Amerika Serikat Belakangan ini sering kita mendengar lagu-lagu pop yang alirannya digubah menjadi rock. Alasannya, selain agar bisa tersampaikan ke para pendengar musik-musik keras, lagu-lagu yang didaur ulang tersebut juga secara tidak langsung menunjukan kualitas band atau musisi yang menggubahnya.
Hal itu juga berlaku saat musisi pop mencoba melakukan hal yang sama. Berikut lima di antaranya:
Advertisement
TATU - How Soon is Now
TATU - How Soon is Now
Penyanyi asli: The Smith
Skor: 4/5
Nama TATU mungkin sudah tak eksis lagi di panggung hiburan dunia. Tapi jangan salah, ketika masih aktif, duo grup yang kerap diisukan sebagai pasangan lesbian itu sempat menunjukan kehebatannya saat menyanyikan ulang salah satu lagu milik The Smith (1982-1987) yang bertajuk "How Soon is Now".
Pernyataan itu bahkan diamini sendiri oleh vokalis The Smith, Morrisey. Ia menyebut apa yang dilakukan TATU sebagai langkah yang sangat brilian. Khusus masalah lesbian, Morrisey juga punya jawaban sendiri. "Bukankah kita semua juga begitu?" kelakarnya.
Hillary Duff - My Generation
Hillary Duff - My Generation
Penyanyi asli: The Who
Skor: 2/5
Sebagai penyanyi yang sudah cukup banyak menelurkan album, Hillary tentunya tahu kalau syarat cover adalah tidak mengubah lagunya. Tapi ketika menyanyikan My Generation milik The Who, ia nekat melanggar peraturan tersebut dengan harapan bisa lebih mudah ditiru oleh para penggemarnya.
Hasilnya, selain terlihat kedodoran dalam komposisi, perubahan lirik tersebut menjadi alat serang fans The Who yang tidak rela salah satu lagu kebanggaan mereka dinyanyikan Hillary. Secara kualitas, Hillary juga terlihat seperti sedang main-main di tempat karaoke mahal.
5 Seconds of Summer - American Idiot
5 Seconds of Summer - American Idiot
Penyanyi asli: Green Day
Skor: 3/5
Beberapa hari lalu sukses menjadi sumber kebahagiaan fans 5 Seconds of Summer ketika idola mereka terpilih sebagai salah satu pengisi cover di album Tribute to Green Day garapan majalah Kerrang!.
Tampil di track pertama, band asal Australia itu menyanyikan salah satu lagu Green Day yang bertajuk American Idiot. Hasilnya, tidak buruk memang, bahkan bisa dibilang hampir mendekati aslinya.
Namun, dengan posisi 5 Seconds of Summer yang begitu lekat dengan remaja saat ini, hasil cover tersebut jadi tidak bisa dinikmati dengan ikhlas oleh sebagian penggemar Green Day. Apalagi, senada dengan kebanyakan band-band masa kini, mereka juga menggunakan teknologi auto-tuned di tengah lagu.