Handset Bermasalah, Apple-Samsung Kompak Tawarkan Ganti

Apple dan Samsung kompak mengadakan program pengganti (replacement programme) untuk handset iPhone 5 dan Galaxy S5 yang rusak.

oleh Dewi Widya Ningrum diperbarui 29 Apr 2014, 12:43 WIB
Galaxy S5 - iPhone 5 (Phonearena)

Liputan6.com, Di balik perang paten berkepanjangan antara Apple dan Samsung di pasar perangkat mobile, kedua perusahaan saat ini tengah dilanda masalah yang cukup serius. Handset terbaru andalan mereka, iPhone 5 dan Galaxy S5, dilaporkan bermasalah.

Apple dan Samsung kompak mengeluarkan klarifikasi tentang handset mereka yang bermasalah. Apple mengadakan program pengganti (replacement programme) untuk handset iPhone 5 yang tombol power/sleep-nya rusak.

Secara terpisah, Samsung juga menggelar program pengganti untuk Galaxy S5 yang kameranya rusak. Pengguna diminta menghubungi customer service Samsung atau operator seluler mereka untuk mendapatkan smartphone pengganti.

Samsung juga telah mengakui beberapa handset Galaxy S5 yang telah dipasarkan mengalami masalah pada kameranya. Kamera Galaxy S5 dilaporkan tidak dapat dioperasikan. 

Menurut Samsung, sebagaimana dilansir laman BBC, handset Galaxy S5 yang bermasalah jumlahnya sangat terbatas. Namun Samsung menolak menyebutkan berapa banyak jumlahnya.

Samsung juga telah menelusuri penyebab masalahnya dan mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi. Hasil investagi Samsung mengungkapkan bahwa hanya 'sebagian kecil' handset Galaxy S5 yang mengalami masalah pada komponen kamera.

"Ini disebabkan oleh komplikasi pada komponen Read Only Memory yang menyimpan informasi yang diperlukan untuk mengoperasikan kamera," kata Samsung dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu Apple juga telah mengakui ada masalah pada iPhone 5. Namun mereka mengklaim hanya sebagian kecil dari iPhone 5 yang mengalami masalah manufaktur berupa rusaknya tombol power/sleep.

Apple menyediakan program penggantian tombol power/sleep secara gratis dengan menyediakan laman khusus bagi para pengguna yang ingin mendaftarkan diri. Pengguna wajib memasukkan nomor serial perangkat iPhone 5 mereka.

Tombol yang rusak diyakini mempengaruhi handset iPhone 5 yang diproduksi sebelum Mei 2013. Program replacement ini sudah dimulai di Amerika Serikat pada 28 April, per 2 Mei 2014 untuk negara lainnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya