Kumur-kumur Teh Hitam Kurangi Tumpukan Plak di Gigi

Beberapa senyawa yang terkandung di tanaman ini sudah diteliti dan menunjukkan banyak manfaatnya. Salah satunya untuk kesehatan mulut.

oleh Melly Febrida diperbarui 27 Apr 2014, 13:02 WIB

Liputan6.com, Jakarta Teh hijau dan teh hitam memiliki banyak manfaat buat kesehatan dibanding efek menenangkan. Beberapa senyawa yang terkandung di tanaman ini sudah diteliti dan menunjukkan manfaatnya mulai dari kesehatan mental hingga kanker. Bahkan kumur-kumur teh bisa mengurangi plak di gigi.

Tentu saja, teh bukan obat ajaib dan manfaatnya cenderung kecil. Tapi, ada beberapa kelemahan dari minum teh apabila diminum berlebihan.

Berikut beberpa manfaat teh untuk otak dan tubuh seperti dilansir LiveScience, Minggu (27/4/2014):

1. Ingatan

Anda yang belakangan ini merasa sering lupa, coba minum teh karena ini bisa membantu. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal Psychopharmacology menemukan bahwa teh hijau bisa meningkatkan beberapa fungsi otak, termasuk memori kerja, jenis memori yang kita gunakan untuk secara aktif untuk menyimpan informasi, seperti nomor telepon.

Pada penelitian, 12 orang sehat secara acak minum minuman yang mengandung 27,5 gram ekstrak teh hijau atau minum tanpa teh hijau. Hasilnya, teh hijau meningkatkan kinerja dalam tes dan konektivitas otak antara frontal dan daerah otak parietal.

2. Kesehatan mulut

Teh bisa untuk obat kumur. Senyawa yang ditemukan di teh hitam dan hijau bisa menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan gigi berlubang, infeksi, dan penyakit gusi.

Dalam sebuah penelitian, orang yang berkumur teh hitam selama satu menit 10 kali sehari, penumpukan plaknya berkurang pada gigi mereka dibanding yang berkumur air biasa.

Namun, jika Anda memutuskan teh sebagai obat kumur, jeruk dan fruit tea mungkin bukan menjadi pilihan terbaik. Alasannya, keasaman yang lebih tinggi bisa mengikis gigi.

3. Mengurangi risiko kanker

Beberapa senyawa yang ditemukan dalam teh hijau , yang disebut polyphenols diyakini memiliki beberapa sifat antikanker.

Salah satu studi yang meneliti kebiasaan minum teh lebih dari 500 orang menemukan bahwa risiko kanker paru-paru lima kali lebih tinggi pada mereka yang tidak minum teh hijau.

Selain itu, beberapa studi menunjukkan minum teh hijau bisa membantu pasien kanker payudara jauh lebih baik dalam perkembangan penyakitnya dengan membatasi pertumbuhan tumor. Ada kemungkinan bahwa polifenol menekan protein yang membantu pertumbuhan sel kanker.

4. Meningkatkan kekuatan otot

Beberapa studi telah menyarankan bahwa teh dapat meningkatkan kekuatan otot, dengan mengurangi stres oksidatif yang berhubungan dengan usia dan peradangan yang memecah otot dan tulang.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya