Penonton Banyak, Film 'Sepatu Dahlan' Malah Turun Layar

Meski cukup laris, film Sepatu Dahlan malah hilang dari bioskop.

oleh Hernowo AnggieDiterbitkan 17 April 2014, 21:50 WIB
Meski cukup laris, film Sepatu Dahlan malah hilang dari bioskop.

Liputan6.com, Jakarta Film Sepatu Dahlan masuk dalam daftar film box office Indonesia selain The Raid 2: Berandal. Anehnya, film garapan sutradara Benni Setiawan itu justru hilang di bioskop seluruh Indonesia.

Hal tersebut rupanya memancing protes keras masyarakat yang masih ingin menyaksikan film yang dibintangi oleh Donny Damara dan Kinaryosih itu di layar bioskop. Pengaduan dan protes masyarakat pun mengalir deras kepada kelompok relawan Demi Indonesia Communication Center (DICC).

"Film Sepatu Dahlan sangat positif menginspirasi khususnya anak-anak Indonesia, namun sayang film itu sekarang tidak lagi diputar di Jabodetabek. Nggak tahu bagaimana di bioskop di luar Jabodetabek," ucap Eko Pardede selaku Koordinator DICC kepada wartawan di Jakarta, Kamis (16/4/2014).

Untuk kategori film terlaris, dibutuhkan waktu sekitar tingga minggu untuk menurunkan film di layar bioskop. Kenyatan tersebut berbeda dengan film Sepatu Dahlan yang hanya mampu bertahan selama sepekan.

"Biasanya film Indonesia yang laris bisa diputar sampai tiga minggu, sementara Film Sepatu Dahlan cuma diputar selama seminggu," ungkapnya keheranan.

Dalam situs filmindonesia.or.id, dari tiga judul film yang dirilis pada 10 April  2014, film Sepatu Dahlan menjadi film Indonesia terlaris yang berhasil meraup 50.799 penonton.

"Kami tidak bermaksud menuduh kalau ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memboikot film ini. Hanya saja kami menyayangkan tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan Film Sepatu Dahlan tidak terakomodir," kata Eko.

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya