Target Donggala Menjadi Kota Wisata Bahari

Untuk memperlancar akses investasi dan menjadi kota wisata, Donggala akan membangun jembatan mirip Suramadu.

oleh Gilar RamdhaniDiterbitkan 15 April 2014, 16:21 WIB
Untuk memperlancar akses investasi dan menjadi kota wisata, Donggala akan membangun jembatan mirip Suramadu.

Liputan6.com, Jakarta Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah merupakan salah satu dari 176 kabupaten di Indonesia yang mengikuti Pameran Apkasi International Trade and Investment Summit (AITIS) 2014 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Apkasi yakni Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia.

Pada pameran AITIS kali ini, Kabupaten Donggala mempromosikan semua potensi ekonomi yang dimiliki. Bupati Donggala Kasman Lassa menjelaskan tujuan utama turut serta dalam pameran AITIS untuk memberikan kemudahan akses bagi para investor.

"Mengenai target kegiatan ini, pertama kami ingin membuka akses untuk investasi. Sehingga investor bisa masuk untuk melihat potensi sektor perkebunan, pertanian, perikanan, kehutanan dan pariwisata. Kalau akses tidak terbuka, akan jadi hal sulit bagi investor karena tidak mungkin hanya mengandalkan APBD untuk membangun itu semua," jelas Kasman kepada tim Liputan6.com di stand Kabupaten Donggala.

Untuk memperlancar akses kerja sama perdagangan, Pemkab Donggala juga berencana membangun jembatan seperti Jembatan Suramadu di Jawa Timur yang menghubungkan Surabaya dengan Madura.

"Jepang berminat untuk bekerja sama dengan kami. Rencananya membangun sebuah jembatan dengan panjang 5-6 km, mirip Suramadu. Donggala ini kan daerah kelautan dan bahari, jadi untuk untuk akses pelayanan dan investasi semua dimulai dari jalur laut. Nantinya jembatan ini akan menghubungkan wilayah barat Donggala dengan ibukota Kabupaten," kata Kasman.

Selain pembangunan infrastruktur untuk memperlancar akses investasi, Donggala juga menargetkan menjadi kota wisata.

"Target kita Donggala menjadi kota wisata, di Donggala ini banyak objek wisata pantai didukung oleh panorama alam yang indah dan ada pohon bakau. Kami juga memiliki danau sebagai sumber pembangkit listrik. Untuk menuju kota wisata, hal itu dimulai dengan perbaikan aspek pelabuhan," jelasnya.

Lebih lanjut Kasman mengatakan, sejauh ini investor dari Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Singapura menyatakan minat untuk berinvestasi mengembangkan wisata Donggala.

Di stand promosi Kabupaten Donggala, pengunjung dapat melihat poster wisata pantai Donggala, aneka makanan khas Donggala seperti kaledo (kaki lembu Donggala), keripik pisang, dodol salak, ikan laut Donggala, hingga hasil kerajinan masyarakatnya seperti kain tenun, kerajinan kayu hitam dan informasi lain mengenai Kabupaten Donggala.

Melalui pameran AITIS ini, Bupati Donggala sangat berharap mendapat perhatian dari para investor. Dia juga berharap pada pemerintah pusat lebih banyak turun ke daerah untuk melihat potensi daerah diberbagai sektor, termasuk potensi perkebunan kelapa sawit Kabupaten Donggala.

"Kami punya potensi untuk perkebunan kelapa sawit, ada juga tambang biji besi, emas, granit, kemudian tambang, batu bara berikut dengan minyak dan sebagainya. Semua itu merupakan potensi yang dimiliki kabupaten Donggala yang baru sebagian teroptimalisasi," demikian Kasman.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya