Jelang Laga Perdana, Persikabo Buta Kekuatan Lawan

Persikabo diuntungkan dengan jadwal kompetisi yang telah dirilis Liga Indonesia per 25 Maret lalu.

oleh Bima Firmansyah diperbarui 03 Apr 2014, 18:10 WIB
Latihan Persikabo (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Liputan6.com, Bogor: Persikabo Bogor akan melakoni partai tandang pada laga perdana kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, yang mulai bergulir 15 April mendatang. Laskar Pajajaran (julukan Persikabo) akan ditantang Klub asal Pamulang, Villa 2000.

Pelatih Kepala Persikabo, Kas Hartadi mengaku belum mengetahui peta kekuatan  tim yang akan menjadi lawan perdana Laskar Pajajaran nanti. Ia hanya sedikit mengetahui karakter permainan The Black Orange dari analisa gaya sang Direktur Teknik Villa 2000, Iwan Setiawan yang juga mantan pelatih Persikabo.

"Saya buta kekuatan lawan untuk klub di grup dua, tak terkecuali Villa 2000. Kalau klub Divisi Utama kan susah memantau kekuatan lawan karena jarang disiarkan di televisi. Tapi kalau gaya permainan yang diterapkan Iwan, saya sedikit tahu. Dia mengandalkan speed dan power di setiap laga," ujar Kas Hartadi saat dijumpai pada sesi latihan di Stadion Persikabo, Kamis (3/4/2014).

Tim Villa 2000 kontestan baru di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia. Meskipun terbilang masih gress, namun kualitas tim ini tidak boleh dianggap enteng. Di laga uji coba terakhirnya, Jibby CS mampu tampil perkasa setelah menumbangkan Persikab Kabupaten Bandung dengan skor 5-0.

Dibantu Direktur Teknik, Iwan Setiawan yang juga eks pelatih Persija Jakarta, The Black Orange juga dilatih Ricky Nelson dan diperkuat sejumlah pemain berpengalaman seperti Antonio Claudio, Jorge Paredes, Denny Arwin, Ade Iwan, Rainhard Romario, Fadhil, dan juga Jibby Wuwungan.

"Ya kami tidak bisa menganggap remeh lawan, semua lawan buat kami berat. Saya yakin pemain juga tidak mau anggap enteng lawan, dan kami akan berusaha semaksimal mungkin  meraih poin di setiap laga," jelas Kas Hartadi.

Meskipun harus menghadapi laga tandang di laga penyisihan perdana, mantan pelatih Sriwijaya FC itu mengaku tak khawatir. Ia justru mengaku diuntungkan dengan jadwal kompetisi yang telah dirilis Liga Indonesia per 25 Maret lalu.

"Justru bagus, kami dapat laga tandang di awal putaran pertama, jadi di akhir putaran kedua kami tutup dengan laga kandang. Akhir laga di putaran kedua adalah penentuan nasib, jadi kalau laga kandang biasanya lebih maksimal daripada laga tandang," lanjut Kas Hartadi.

Di putaran pertama kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia  nanti, Persikabo akan banyak bertandang, ke markas Villa 2000, Persitara Jakarta Utara, Persisko Merangin, dan Persikad Depok. Sedangkan di laga kandang, tim kebanggaan Kabomania ini akan menjamu PS Bengkulu, PS Bangka, dan Persih Tembilahan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya