Cara Ahok Uji Coba Kebijakan Secara Gratis

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama punya cara sendiri menguji pendapat masyarakat atas kebijakan yang akan diambil.

oleh Andi Muttya KetengDiterbitkan 02 April 2014, 13:32 WIB
Ahok (Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama punya cara sendiri menguji pendapat masyarakat atas kebijakan yang akan diambil. Yaitu dengan menggunakan pengamat sebagai media uji coba untuk menganalisa layak tidaknya kebijakan baru Pemprov DKI.

"Emang paling enak jadi pengamat sih. Aku juga senang. Makanya aku suka lempar isu, pengamat ngomong," ujarnya di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (2/4/2014).

Dengan begitu, pihaknya tak perlu membuat seminar public hearing atau membayar narasumber dari ahli-ahli dan akademisi, guna menguji kelayakan kebijakan darinya dan Gubernur DKI Jakarta Jokowi. Namun, bukan berarti semua pendapat pengamat diterimanya.

"Jadi kita nggak perlu bayar seminar, bayar narasumber. Jadi cuma dengerin pengamat. Yang bagus ambil, yang nggak cuekin," ucapnya.

Ahok mencontohkan, seperti pengamat yang tidak setuju dengan penggantian angkutan kota ke bus sedang karena menyulitkan angkutan umum untuk masuk ke jalan-jalan perumahan. Padahal kebijakan tersebut berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan yang menyebutkan angkutan umum diganti dengan bus sedang.

"Itu pengamat ngerti UU transportasi lalu lintas yang baru nggak? Makanya pengamat ini cuma ngambil sepotong ngomongnya kayak pintar tau nggak? Ini bukan saya yang mau lho saya cuma taat sama peraturan," tegas Ahok. (Elin Yunita Kristanti)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya