Pembunuhan di Ciledug, Pemilik Toko Tewas dan Pelaku Sekarat

Saat ditemukan warga, di sekujur tubuh Acan, istrinya, dan juga pelaku, sudah bersimbah darah dan penuh dengan luka tusuk.

oleh Pramita Tristiawati diperbarui 11 Mar 2014, 12:00 WIB
Lokasi pembunuhan pemilik toko di Cileduk. (Liputan6.com/Naomi Trisna)

Liputan6.com, Tangerang - Karena merasa tak dilayani dengan baik, seorang pembeli menikam pemilik toko sembako di Kreo, Ciledug, Kota Tangerang, hingga tewas. Sementara istri dan sang pelaku, terbaring kritis di Rumah Sakit Sari Asih Ciledug, Selasa (11/3/2014).

Kasie Kemasyarakatan Kelurahan Kreo Muklis Lasin, yang ikut memantau tempat kejadian, mengungkap, insiden itu bermula ketika sang pemilik, Acan, baru membuka tokonya pukul 06.00 WIB. "Kemudian pelaku satu orang masuk, warga sekitar toko mendengar suara keributan," ungkap Muklis saat ditemui di tempat kejadian, Ciledug, Tangerang.

Saat ditemukan warga, di sekujur tubuh Acan, istrinya, dan juga pelaku, sudah bersimbah darah. Ketiganya penuh dengan luka tusuk dan lebam karena benda tumpul. Acan tewas di tempat, sementara istri dan pelaku masih memperoleh perawatan intensif di RS Sari Asih Ciledug.

"Warga ada yang melihat, sebelumnya pelaku ini datang kemarin ke Toko Ricky ini milik korban. Katanya membeli barang, tapi kurang uangnya, jadi tidak dilayani dengan baik oleh korban," ungkap Muklis.

Sementara itu, keterangan berbeda disampaikan Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Sutarmo. Menurutnya, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Acan bersama anaknya tengah keluar rumah yang juga dijadikan toko sembako, lalu diserang pelaku.

"Tiba-tiba langsung ditusuk oleh pelaku. Kemudian melihat Acan sudah tak berdaya, pelaku naik ke atas lantai 2 rumah toko tersebut," tutur Sutarmo.

Kemudian, saat di lantai 2, pelaku melihat istri korban, Akim, tengah beraktivitas. Saat pelaku hendak menusuk istri korban, wanita itu pun langsung melawan.

"Terjadilah saling serang, istri korban ini coba membela diri. Maka keduanya dalam keadaan sekarat, saat ini masih mendapat perawatan intensif di RS Sari Asih," ungkap Sutarmo.

Saat dikonfirmasi motif pelaku, polisi masih terus mendalami. Sementara, polisi mencurigai adanya dugaan perampokan. Lalu, soal adanya motif lain seperti dendam pembeli, juga masih terus didalami.

"Kita masih terus dalami motif lainnya. Saat ini kan satu korban tewas, istri korban dan pelaku masih dirawat di rumah sakit. Kami masih terus dalami," tukas Sutarmo. (Ismoko Widjaya)

Baca juga:

7 Jam Berkobar, Api di Pabrik PT Mayora Belum Sepenuhnya Padam

7 Perumahan di Kota Tangerang Masih Terendam Pagi Ini

Banjir Landa Tangerang, dari 50 Centimeter Hingga 2 Meter

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya