Kapolri: Kampanye 16 Maret, Fokus Amankan Pemilu

Kepolisian sudah menyiapkan beberapa langkah strategis untuk mengamankan jalannya Pemilu 2014.

oleh Edward Panggabean diperbarui 04 Mar 2014, 18:31 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Pol Sutarman memerintahkan kepada jajarannya untuk fokus pada pengamanan pemilu, termasuk masa kampanye yang akan dimulai pada 16 Maret 2014. Hal itu dilakukan agar tahapan pemilu dapat berjalan aman dan tertib.

"Kampanye dimulai 16 Maret. Fokuskan perhatian, agar seluruh tahapan berjalan aman dan tertib," kata Sutarman di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/3/2014).

Pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014 akan digelar pada 9 April 2014. Untuk antisipasi hal itu, kepolisian sudah menyiapkan beberapa langkah strategis.

Wakapolri Komjen Pol Badrotin Haiti menambahkan, langkah-langkah strategis itu sudah dilakukan dan segala program untuk pengamanan pemilu sudah ada. "Tinggal dijalankan dan dikoordinasikan saja," ujarnya.

Bekas Kepala Baharkam Polri itu menegaskan, dalam tahun politik ini segala kemungkinan bisa terjadi, termasuk adanya kerawanan. Oleh karena itu polisi perlu pengamanan ekstra ketat.

"Sekarang, kalau dari sisi electoral treshold 2,5 persen menjadi 3,5 persen, itu merupakan hal berat berat. Berbagai macam cara diupayakan untuk melewati electoral treshold itu," ujar dia.

Badrodin menduga, bisa jadi akibat electoral treshold itu ada kecurangan, sehingga muncul bentrokan dan lain-lain. Oleh karena itu pihaknya perlu mengantisipasi termasuk yang kedua perebutan kursi presiden yang semakin panas.

"Karena itu kepolisian sudah melakukan memorandum of understanding dengan Badan Pengawas Pemilu untuk melakukan pengawasan," papar dia.

Begitu juga MoU dengan kejaksaan sudah dilakukan untuk penegakan hukum atas tindak pidana pemilu. Mudah-mudahan bisa ditangani. (Shinta Sinaga)

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya