Liputan6.com, Tegal: Ratusan massa pendukung tiga pasangan calon Bupati Tegal, Jawa Tengah, Senin (3/11) kembali berunjuk rasa menuntut KPUD setempat membatalkan penetapan hasil perolehan pilkada. Pendukung pasangan Andika- Basyir, Hammam-Dimyati, dan Ghoutsun-Fikri ini menuding terjadi banyak kecurangan dalam pilkada 26 Oktober lalu.
Beberapa pengunjuk rasa berhasil menerobos masuk ke ruangan KPU Tegal, sehingga memicu kemarahan anggota KPUD hingga terjadi adu mulut. Kepada para pengunjuk rasa, pihak KPUD berjanji akan menghitung ulang hasil perolehan suara yang memenangkan pasangan Agus Riyanto-Muhammad Heri Sulistiawan itu.(ADO/Sugihartono dan Dwi Aji Novyanto)
Beberapa pengunjuk rasa berhasil menerobos masuk ke ruangan KPU Tegal, sehingga memicu kemarahan anggota KPUD hingga terjadi adu mulut. Kepada para pengunjuk rasa, pihak KPUD berjanji akan menghitung ulang hasil perolehan suara yang memenangkan pasangan Agus Riyanto-Muhammad Heri Sulistiawan itu.(ADO/Sugihartono dan Dwi Aji Novyanto)